Dark/Light Mode

Quick Count by Litbang Kompas
Anies & Muhaimin
25.23%
Anies & Muhaimin
Prabowo & Gibran
58.47%
Prabowo & Gibran
Ganjar & Mahfud
16.30%
Ganjar & Mahfud
Waktu Update 20/02/2024, 00:17 WIB | Data Masuk 100%

Bupati Bangkalan Haramkan Warganya Mudik Idul Adha

Jumat, 25 Juni 2021 08:25 WIB
Bupati Bangkalan, Abdul Latif Amin Imron (Foto: Instagram)
Bupati Bangkalan, Abdul Latif Amin Imron (Foto: Instagram)

RM.id  Rakyat Merdeka - Bupati Bangkalan, Jawa Timur, Abdul Latif Amin Imron menerbitkan Surat Edaran (SE) yang melarang warganya yang tinggal di perantauan, pulang kampung (pulkam) saat Hari Raya Idul Adha 1442 Hijriyah. Mengingat lonjakan kasus Covid-19 di wilayah itu mengkhawatirkan.

"Kami minta kepada warga Bangkalan yang merantau di luar Bangkalan, sebaiknya tidak pulang. Ini demi keselamatan kita semua, serta mencegah penyebaran Covid-19," kata Abdul Latif di Bangkalan, seperti dikutip Antara, Kamis (24/6).

SE yang dikeluarkan Bupati Bangkalan ini mengacu pada SE Menteri Agama Nomor SE. 15 Tahun 2021 tentang Penerapan Protokol Kesehatan dalam Penyelenggaraan Shalat Hari Raya Idul Adha dan Pelaksanaan Qurban Tahun 1422 H/2021 Masehi.

Baca juga : Singapura Siapkan Warganya, Untuk Hidup Bersahabat Dengan Covid

"Malam takbiran menyambut Hari Raya Idul Adha, pada prinsipnya dapat dilaksanakan di semua masjid atau mushala, dengan ketentuan terbatas. Paling banyak, 10 persen dari kapasitas masjid/mushala. Dengan memperhatikan standar protokol kesehatan secara ketat, seperti menggunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak dan menghindari kerumunan," terang Abdul Latif dalam SE tersebut.

Selain itu, kegiatan takbir keliling juga dilarang untuk mengantisipasi keramaian atau kerumunan.

Kegiatan takbiran dapat disiarkan secara virtual dari masjid dan mushala, sesuai ketersediaan perangkat telekomunikasi di masjid dan mushalla masing-masing.

Baca juga : Satu Orang Hadiri Hajatan, 30 Warga Positif Corona Di Depok

Shalat Hari Raya Idul Adha pada 10 Dzulhijah 1442 Hijriah dilaksanakan di lapangan terbuka atau di masjid/mushalla. Sementara pada daerah zona merah dan oranye, ditiadakan.

Setiap jamaah harus membawa perlengkapan shalat masing-masing, seperti sajadah, mukena dan lain-lain.

Khatib diharuskan memakai masker dan faceshield pada saat menyampaikan khutbah shalat Id. Seusai shalat, jamaah diminta untuk kembali ke rumah masing-masing dengan tertib. Hindari berjabat tangan dengan bersentuhan secara fisik.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.