Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
RS Di Jawa Benar-benar Penuh, 29 Kabupaten/Kota Zona Merah, Ratusan Tenaga Kesehatan Gugur
Dipimpin Luhut, PPKM Darurat, Semoga Mujarab
Rabu, 30 Juni 2021 07:55 WIB
Sebelumnya
Meski belum ada pernyataan resmi, tapi wacana itu pun menguat, bahkan mendapat dukungan dari kalangan politisi Senayan. Wakil Ketua DPR, Abdul Muhaimin Iskandar mengatakan, kebijakan tersebut sepatutnya segera diimplementasikan, mengingat sebaran Corona semakin sulit dikendalikan.
“Saya dengar juga kabar itu (PPKM Darurat). Kebijakan ini patut diambil melihat kasus Covid-19 di Indonesia yang terus naik,” kata Cak Imin di Jakarta, kemarin.
Dia mengingatkan bahaya Corona kini semakin serius. Bukan hanya menyasar kalangan dewasa, tapi juga anak-anak.
Baca juga : Ekonomi Terkapar, Kesehatan Terpapar
Senada, anggota Komisi IX DPR Intan Fauzi juga mendukung upaya pemerintah menaikkan level PPKM mikro menjadi PPKM darurat. Hal itu karena jumlah kasus Corona dan keterisian tempat tidur di sejumlah rumah sakit kian melonjak.
Politisi PAN itu menjelaskan perbedaan PPKM mikro dan PPKM darurat. Menurutnya, berdasarkan rapat koordinasi terbatas tentang evaluasi dan perkembangan pelaksanaan PPKM mikro, kemarin (29/6), PPKM darurat ini diusulkan berlaku pada 2 hingga 20 Juli 2021.
Sejumlah sektor diperketat, di antaranya waktu operasional tempat makan. Tadinya sampai jam 20.00 malam, saat PPKM darurat hanya sampai pukul 17.00.
Baca juga : Katanya Tahan Didudukin, Mana...? Kuat Ndasmu...!!!
Begitu juga kegiatan di tempat ibadah, pendidikan, dan kegiatan di arena publik. Berbeda dengan PPKM mikro yang masih ada toleransi dibuka dengan pengawasan ketat, PPKM darurat semuanya ditutup sementara sampai dinyatakan aman.
“Kenapa harus PPKM darurat karena kasus positif Covid-19 tiap harinya terus meningkat. Sudah lebih dari 20 ribu kasus per hari. Begitu juga keterisian BOR juga sudah melebih kapasistas,” katanya kepada Rakyat Merdeka, kemarin.
Apakah PPKM darurat itu akan efektif? Epidemiolog dari Universitas Indonesia (UI), Pandu Riono menilai, PPKM mikro ataupun darurat tak masalah. Menurutnya, yang harus ditekankan adalah pembatasan pergerakan manusia.
Baca juga : Edhy Prabowo Sopan, Tapi Tak Memberikan Teladan Yang Baik
“Yang penting itu implementasi atau penerapannya di lapangan,” katanya kepada wartawan, kemarin.
Tak hanya itu, dia juga meminta pemerintah memberikan perhatian terhadap para nakes. Mereka terus berjibaku dan berada di garda terdepan melawan Corona tanpa lelah. “Tidak ada protes, tapi bukan berarti tak perlu diapresiasi,” kata Pandu. [QAR]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya