Dewan Pers

Dark/Light Mode

SMM Tawarkan Sistem Blended Learning Interaktif, Fleksibel Dan Terjangkau

Jumat, 16 Juli 2021 15:43 WIB
Aktivitas belajar siswa di Sekolah Murid Merdeka. (Foto: SMM)
Aktivitas belajar siswa di Sekolah Murid Merdeka. (Foto: SMM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Sistem pembelajaran dengan menggunakan metode blended learning masih menjadi pilihan edukasi terbaik bagi anak-anak pada masa kini. Kepala Sekolah Murid Merdeka (SMM) Laksmi Mayesti mengatakan, sistem blended learning ini telah dianut SMM sejak pandemi menghantam Indonesia dengan menggabungkan pembelajaran daring dan tatap muka langsung.

"Di masa pandemi ini, banyak yang menawarkan pembelajaran dengan menggunakan teknologi sebagai media ajar. Tetapi, tidak banyak yang mengintegrasikan antara teknologi dengan pedagogi atau metode ajar yang baik," kata Laksmi, dalam keterangannya, Jumat (16/7).

Berita Terkait : Sistem Bea Cukai Error, Operasional Kapal Terganggu

Laksmi melanjutkan, setiap pengajar di SMM didorong untuk selalu mengembangkan kreativitasnya agar anak-anak atau peserta didik dapat berinteraksi secara terbuka baik kepada guru maupun teman-temannya. Interaksi yang terbuka tersebut akan menjadi benefit juga bagi orang tua peserta didik ataupun mereka yang akan mendaftarkan anaknya di SMM pada tahun ajaran 2021. 

"Sehingga orang tua bisa mengetahui perkembangan anaknya dengan terlibat secara langsung tanpa harus merasa terbebani, karena seolah-olah sistem pembelajaran daring cenderung hanya memberatkan orang tua dan anak-anak," ujar Laksmi.

Berita Terkait : BMKG Dorong Pakar Bikin Sistem Peringatan Dini Tsunami Non Tektonik

SMM menawarkan sistem pembelajaran blended learning yang menguntungkan peserta didik serta orang tua, baik dari segi kualitas dengan kurikulum pendidikan terbaik, akses pembelajaran yang fleksibel berkat pemanfaatan teknologi informasi, dan biaya yang terjangkau untuk seluruh anak Indonesia.

Hingga saat ini, kata Laksmi, murid-murid SMM tersebar mulai dari Aceh hingga Papua. Bahkan, agar akses untuk masyarakat semakin luas, pada tahun ajaran 2021, SMM akan menginisiasi pembukaan lokasi pembelajaran luar jaringan (offline) di delapan kota yaitu Jakarta Selatan, Tangerang Selatan, Depok, Bogor, Bekasi, Bandung, Semarang, dan Surabaya.
 Selanjutnya