Dewan Pers

Dark/Light Mode

Besok, HUT RI Ke-76

Merdeka Dari Corona Batal Diproklamirkan

Senin, 16 Agustus 2021 08:31 WIB
Mengenakan APD lengkap, para relawan pemakaman jenazah Covid-19 melakukan upacara bendera di Pemakaman Pagu Indah Kota Madiun, Jawa Timur, kemarin. (Foto: Antara)
Mengenakan APD lengkap, para relawan pemakaman jenazah Covid-19 melakukan upacara bendera di Pemakaman Pagu Indah Kota Madiun, Jawa Timur, kemarin. (Foto: Antara)

RM.id  Rakyat Merdeka - Mimpi Indonesia bebas Corona pada peringatan HUT ke-76 RI, 17 Agustus besok, dipastikan tidak terwujud. Sampai sekarang, kasus Corona masih tinggi, meski tidak sebanyak pada awal Juli lalu. Dengan kondisi ini, rencana merdeka dari Corona terpaksa batal diproklamirkan.

Februari lalu, Satgas Penanganan Covid-19 menargetkan, Indonesia bebas Covid-19 pada 17 Agustus 2021, atau bertepatan dengan HUT ke-76 RI. Saat itu, kasus Corona di Indonesia memang sedang landai-landainya. Kasus harian sedang surut, angka kematian juga bisa ditekan.

Berita Terkait : Jelang HUT RI, Capaska Nasional Terus Digembleng

Sayangnya, kondisi berubah. Sejak akhir Juni, Corona mengamuk dan belum bisa dijinakkan. Sampai kemarin, kasus harian dan tingkat penularan masih tinggi. Begitu juga dengan kasus kematian. 

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan (Kemenkes), kemarin, ada penambahan kasus baru masih 20.183 pasien. Daerah yang menyumbang kasus tertinggi adalah Jawa Tengah (4.144 kasus), diikuti Jawa Timur (1.725 kasus), dan Jawa Barat (1.299 kasus). Dengan penambahan ini, total kasus Corona Indonesia sudah mencapai 3.854.354.

Berita Terkait : Merdeka Dari Jajahan Covid-19

Tanda pandemi Corona belum terkendali paling terlihat dari kasus kematian. Sejak pertengahan Juli lalu, kasus kematian rata-rata atas 1.000 orang per hari. Kemarin, ada tambahan kasus kematian sebanyak 1.222 orang. Dengan tambahan ini, total angka kematian akibat Corona sudah mencapai 117.588 orang.

Angka positivity rate alias rasio kasus warga terpapar virus Corona juga masih di angka 23,18 persen. Padahal, menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), ambang batas minimal positivity rate kurang dari 5 persen.

Berita Terkait : Kapolri: HUT RI Ke-76 Jadi Momentum Percepat Vaksinasi

Meski begitu, Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Letjen Ganip Warsito masih optimis Indonesia bisa menang melawan Corona. Syaratnya, masyarakat mau bersatu melawan Corona. “Kita harus atasi dengan bersama-sama. Bersatu, itu kuncinya,” ucapnya, dalam telekonferensi, di Jakarta, kemarin. 

Ganip mengingatkan, masyarakat terus disiplin menjalankan protokol kesehatan dan ikut program vaksinasi. Ikhtiar itu bakal melindungi diri sendiri dan orang lain. “Kemudian, waspada dengan kondisi tubuh. Kalau, dirasa tidak nyaman atau kurang sehat, segera testing,” wanti-wantinya.
 Selanjutnya