Dewan Pers

Dark/Light Mode

Gibran Soal Hinaan Ke Jokowi

Biarin Saja, Sejak Dulu Kan Begitu

Sabtu, 21 Agustus 2021 08:05 WIB
Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka. (Foto: Humas Pemkot Solo)
Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka. (Foto: Humas Pemkot Solo)

RM.id  Rakyat Merdeka - Putra sulung Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming Raka angkat bicara soal masih banyak yang menghina bapaknya. Apakah Gibran marah? Tidak. Menurutnya, hinaan itu sudah ada dari dulu. “Jadi, biarin aja,” ujar Gibran.

Soal hinaan kepada Jokowi ini diungkit Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, saat melakukan peletakan batu pertama pembangunan perlindungan kawasan suci Pura Besakih, Bali secara online, Rabu (18/8).

Pada acara itu, Mega sedih sampai air matanya keluar karena melihat Jokowi selalu dihina dan dikatain kodok. Padahal, kata Mega, Jokowi selalu memikirkan rakyat. Bahkan, berat badannya sampai kurus. Mega pun meminta yang ingin mengkritik Jokowi sebaiknya datang langsung.

Berita Terkait : Sertifikat Vaksin Syarat Warga DKI Beraktivitas

Omongan Mega soal Jokowi ini ramai dikomentari warganet. Ada yang mendukung omongan Mega. Ada juga yang mengkritik.

Nah, kemarin, Gibran ditanya media soal masih banyaknya hinaan terhadap bapaknya. Menurutnya, masalah penghinaan tidak usah ditanggapi. “Santai saja. Itu biasa saja,” tutur Gibran, di Solo, kemarin.

Gibran ogah ambil pusing sama hinaan-hinaan yang ditujukan ke bapaknya. Apalagi, hinaan tersebut sudah lama. “Bapak diejek (kodok) biasa saja. Sejak dulu kan seperti itu. Biarkan saja,” kata ayah Jan Ethes ini, singkat.

Berita Terkait : Pandemi Mengajarkan Kita Saling Bantu, Semampu Yang Kita Bisa

Gibran juga tidak ingin melaporkan pengkritik bapaknya. Dia tidak ingin energinya habis ngurusin hal yang tak ada juntrungannya. Ia lebih memilih fokus mensejahterakan rakyat, dengan memenangi perang melawan pandemi.

“Tidak usah ditanggapi. Sekarang kan masa pandemi, kita fokus ke kegiatan produktif saja. Kalau ngurus seperti itu tidak ada habisnya,” pesannya.

Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto ikutan berkomentar. Menurut dia, ketimbang sibuk urusan politik, alangkah baiknya seluruh lapisan masyarakat bersatu padu lawan pandemi.
 Selanjutnya