Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) kini memiliki empat ambulans untuk melayani Pekerja Migran Indonesia (PMI). Dengan armada itu, diharapkan layanan kesehatan untuk para pahlawan devisa negara bisa lebih jos alias lebih baik.
Ambulans tersebut bantuan dari PT Taspen (Persero). Rencananya, perusahaan pelat merah itu akan memberikan 23 unit ambulans. Untuk tahap pertama ini, Taspen menyerahkan 4 ambulans. Bantuan ini tentu bisa membantu BP2MI dalam menjalankan tugasnya. Sebab, selama ini, BP2MI belum memiliki kendaraan tersebut.
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir mengungkapkan, pemberian bantuan ini sebagai bukti negara hadir melayani semua lapisan masyarakat. Menurutnya, selama ini BUMN telah mendukung program BP2MI dalam melayani dan melindungi PMI. Mulai dari layanan di bandara hingga pembiayaan ringan lewat bank BUMN. Ditegaskannya, Pemerintah akan terus berupaya memberikan perlindungan mulai dari sebelum berangkat ke luar negeri hingga kembali ke Tanah Air.
Baca juga : BP Jamsostek Imbau Pekerja Informal Daftar Jadi Peserta
“Sesuai dengan instruksi Bapak Presiden, kita harus menjaga pekerja migran dari ujung rambut sampai ujung kaki. Untuk itu, negara hadir dan kita semua yang ada di sini tidak boleh lelah melayani rakyat kecil,” kata Erick dalam acara penyerahan bantuan ambulans dari PT Taspen (Persero) kepada BP2MI, di Jakarta, kemarin.
Kepala BP2MI Benny Rhamdani berharap, bantuan ambulans ini dapat memaksimalkan pelayanan pihaknya untuk PMI. Disebutkannya, setiap tahun pihaknya menangani 859 jenazah PMI, dan 1.142 PMI sakit. Selama ini pihaknya hanya bisa menyediakan ambulans melalui sewa atau kontrak. Itu pun hanya untuk PMI, tidak termasuk keluarganya.
“Bantuan ini tentu akan meningkatkan pelayanan untuk pekerja migran,” imbuhnya.
Baca juga : Pakai IOT, Telkomsel Bantu Puskesmas Jaga Kualitas Vaksin
Benny menilai, bantuan ambulans ini merupakan kado istimewa bagi para PMI di hari Kemerdekaan RI ke-76.
“Saya menyampaikan terima kasih untuk Kementerian BUMN dan PT Taspen. Ini sekaligus mewakili ucapan terima kasih dari 4,2 juta PMI yang tercatat resmi, dan 5 juta pekerja migran yang tidak tercatat. Yang pasti, semua tetap mendapatkan perlakuan yang sama, jika ada PMI dan keluarga yang meninggal maupun yang sakit,” tegas Benny.
Ia menambahkan, satu unit ambulans yang diserahkan untuk UPT Wilayah Pusat sudah beroperasi di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta). UPT ini diprioritaskan sebab Soetta pintu masuk utama. Kebutuhan layanan di bandara ini tinggi. [NOV]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya