Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Spanyol Vs Uruguay, Kena Kartu Kuning Lagi, Pedri Out..!
- Kaesang Hadiri Rakorda PSI Mesuji, Saksikan Pelantikan Pengurus
- UNDIRA Gelar Pameran Fotografi 'Lens of Humanity', Tampilkan Karya 54 Mahasiswa
- Gelombang Anti-Imigran Di Afrika Selatan Memasuki Babak Baru
- IHSG Anjlok 2,73 Persen pada Sesi I, Tertekan Bursa Asia
Minta Jajarannya Waspadai Varian Mu
Jokowi: Jangan Sampai Rusak Capaian Kita
Selasa, 7 September 2021 00:16 WIB
Sebelumnya
Varian Mu yang memiliki nama ilmiah B.1.621, pertama kali diidentifikasi pada sampel 11 Januari 2021 di Kolombia.
Baca juga : Marak Mural Mirip Jokowi, KSP: Ganggu Ketertiban Sosial dan Minim Etika
Varian ini dinyatakan masuk kategori variant of interest (VOI) oleh Badan Kesehatan Dunia (WHO), pada 30 Agustus 2021. Setelah teridentifikasi, varian ini menyebabkan penularan di komunitas/kasus Covid multiple/cluster dan terdeteksi di banyak negara.
Baca juga : Ayo, Pakai Masker Dan Segera Vaksin
Hingga saat ini, varian Mu telah terdeteksi di 46 negara. Terakhir kali, keberadaannya terlacak di Asia Timur pada Juli 2021. Namun, belum ditemukan di negara-negara ASEAN. Termasuk, Indonesia. [OKT]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya