Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Tim SAR yang terdiri atas Basarnas, TNI dan Polri, serta Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah X Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) telah berhasil mengevakuasi black box pesawat PK-OTW milik Rimbun Air beserta ketiga kru pesawatnya.
Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub Novie Riyanto memastikan, Rabu (15/9) malam, Tim SAR telah mengevakuasi kotak hitam pesawat milik Rimbun Air, bersamaan dengan ditemukannya ketiga jenazah kru Rimbun Air.
Baca juga : Brasil Gebuk Peru, Messi Cetak Hattrick Hajar Bolivia
Dengan telah dievakuasinya kotak hitam tersebut maka Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) akan segera menginvestigasi penyebab jatuhnya pesawat.
"Dapat kami sampaikan bahwa keberadaan ketiga kru sudah ditemukan dan telah dievakuasi bersamaan dengan kotak hitam tersebut, dan saat ini jenazah ketiga kru telah tiba di Timika jam 08.33 WIT dan akan diserahkan kepada keluarga masing-masing," katanya dalam keterangan persnya di Jakarta, Kamis (16/9).
Baca juga : Program CSR Sharp Berhasil Memuncaki TOP CSR Index 2021
Novie menyampaikan duka cita yang mendalam, agar keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kesabaran.
Sebelumnya, pesawat milik maskapai Rimbun Air seri Twin Otter 300 dengan nomor registrasi PK-OTW dilaporkan hilang kontak pada hari Rabu (15/9) pukul 07.30 WIT, dan ditemukan jatuh di Gunung Wabu, Distrik Sugapa, Papua.
Baca juga : Pria Brazil Divaksin 5 Kali Dalam 10 Hari
Pesawat PK-OTW dengan rute penerbangan Bandar Udara Nabire menuju Bandar Udara Bilorai di Distrik Sugapa Kabupaten Intan Jaya tersebut memuat kargo berupa bahan bangunan dan terdapat manifest 3 penumpang yang kesemuanya merupakan awak pesawat atas nama HA. Mirza (Pilot), Fajar (Co Pilot) dan Iswahyudi (Teknisi).
"Saat ini penyebab jatuhnya pesawat Rimbun Air masih didalami dan diinvestigasi oleh pihak KNKT," jelasnya. [KPJ]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya