Dewan Pers

Dark/Light Mode

Warga Diminta Tak Terprovokasi

JK Kecam Keras Aksi Pembakaran Mimbar Masjid Raya Makassar

Sabtu, 25 September 2021 13:43 WIB
Ketua Dewan Masjid Indonesia, M Jusuf Kalla (Foto: Instagram)
Ketua Dewan Masjid Indonesia, M Jusuf Kalla (Foto: Instagram)

RM.id  Rakyat Merdeka - Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia, Jusuf Kalla (JK) mengecam keras tindakan pembakaran mimbar Masjid Raya Makassar yang diperkirakan terjadi pada Sabtu (25/9) dini hari sekitar pukul 01.00 WITA.

JK berharap, warga Makassar dan daerah lainnya di Indonesia tidak terprovokasi atas tindakan pembakaran tersebut. Serta menyerahkan penuh kepada jajaran kepolisian untuk mengungkap pelaku beserta motifnya.

“Saya selaku Ketua Dewan Masjid Indonesia mengecam keras tindakan pembakaran mimbar Masjid Raya Makassar, yang diperkirakan terjadi pada dini hari tadi. Saya berharap kepada masyarakat, terutama umat Islam di Makassar dan daerah lainnya di Indonesia, agar tidak terprovokasi atas tindakan tersebut," kata JK di kediaman pribadinya Jl. Brawijaya No. 6 Kebayoran Baru Jakarta Selatan, Sabtu (25/9).

Berita Terkait : Petani Diminta Bisa Beradaptasi Dengan Perubahan Iklim

"Kita serahkan semuanya kepada kepolisian, untuk mengungkap pelaku dan apa motif di balik tindakannya tersebut. Saya yakin dan percaya, aparat kepolisian segera menangkap pelaku serta mengungkap motifnya," tandas Wakil Presiden RI ke-10 dan 12 itu.

Sebagai Ketua Dewan Masjid Indonesia, JK juga menyampaikan keprihatinannya, atas sejumlah kasus kekerasan yang menimpa ulama atau tokoh agama belakangan ini.

“Semoga aparat kepolisian bersama-sama masyarakat, dapat mencegah terjadinya kasus kasus seperti di masa yang akan datang,” harap JK.

Berita Terkait : KPK Dalami Negosiasi Dan Realisasi Pembayaran Tanah Munjul

Dia juga berpesan kepada jajaran pengurus masjid di seluruh Indonesia, untuk meningkatkan kewaspadaan.

"Segera lapor kepada yang berwenang, apabila melihat hal hal mencurigakan. Apalagi, menurutnya, kriminalisasi kepada ulama mulai marak kembali belakangan ini," pungkasnya. [HES]