Dark/Light Mode

Anak Buahnya Smackdown Demonstran, Kapolda Banten Minta Maaf

Rabu, 13 Oktober 2021 21:53 WIB
Salah satu oknum petugas kepolisian membanting seorang mahasiswa saat demonstrasi HUT ke-389 Kabupaten Tangerang, Rabu (13/10). Usai dibanting, mahasiswa tersebut kejang-kejang. (Foto: Tangkapan layar video viral)
Salah satu oknum petugas kepolisian membanting seorang mahasiswa saat demonstrasi HUT ke-389 Kabupaten Tangerang, Rabu (13/10). Usai dibanting, mahasiswa tersebut kejang-kejang. (Foto: Tangkapan layar video viral)

 Sebelumnya 
Propam Mabes Polri Turun Tangan

Mabes Polri juga telah merespons insiden ini dengan menurunkan tim dari Divisi Propam untuk mendalami SOP dalam pengamanan unjuk rasa tersebut.

"Propam Mabes Polri dan Propam Polda Banten turun untuk memeriksa, baik mengecek kegiatan unjuk rasa itu sendiri, apakah ada pemberitahuan dan lain-lain. Juga yerkait yang dilakukan anggota dalam menghadapi pengunjuk rasa. Pengamanan unjuk rasa ada SOP-nya," tegas dia.

Baca juga : Minta Anak Buahnya Lebih Humanis, Kapolri Banjir Pujian Netizen

Sebelumnya, demonstrasi sejumlah elemen mahasiswa bertepatan dengan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Tangerang ke-389 berakhir ricuh. Sejumlah mahasiswa  pemicu kericuhan diamankan polisi.

Awalnya, puluhan mahasiswa dari berbagai elemen kampus di Tangerang menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Bupati Tangerang. Mereka pun menyampaikan aspirasi dan tuntutan atas berbagai persoalan yang ada di Kabupaten Tangerang.

Kericuhan dimulai saat mahasiswa ingin mendekati Kantor Bupati Tangerang. Namun aparat menghalaunya hingga terjadi saling dorong. Massa pun dibubarkan paksa.

Baca juga : Sikapi Warga Sampaikan Aspirasi, Kapolri Perintahkan Polisi Humanis

Dalam video berdurasi 48 detik yang viral di berbagai platform media sosial ini, nampak mahasiswa berpakaian hitam biru ditangkap polisi yang juga berseragam dan berompi hitam. Mahasiswa yang dipiting lehernya ini dibanting hingga tak sadarkan diri.

Usai dibanting, mahasiswa itu tidak bergerak. Aparat lainnya mencoba membangunkan mahasiswa tersebut. Namun bukannya sadar, mahasiswa tersebut justru kejang-kejang.

Dua polisi berompi hijau terang langsung menolongnya. Beberapa intel berpakaian preman juga memberi pertolongan pertama dengan menepuk-nepuk bagian punggung sang mahasiswa.

Baca juga : Kemnaker Berupaya Sejahterakan Pekerja Di Sektor Kelapa Sawit

Dalam video lain berdurasi 8 detik yang beredar, mahasiswa ini mulai sadar. Ia sudah mampu berjalan meski tak beralas kaki. Dalam video lainnya, mahasiwa yang belakangan diketahui bernama Faris, sadar dan tengah berada di Polresta Tangerang dan dalam kondisi sehat. [FAQ]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.