Dewan Pers

Dark/Light Mode

Urusan Corona

Dipuji IMF-Bank Dunia, Luhut Berbunga-bunga

Jumat, 22 Oktober 2021 08:59 WIB
Komandan PPKM Jawa-Bali Luhut Binsar Pandjaitan (Foto: Instagram/luhut.pandjaitan)
Komandan PPKM Jawa-Bali Luhut Binsar Pandjaitan (Foto: Instagram/luhut.pandjaitan)

RM.id  Rakyat Merdeka - Indonesia kembali mendapat pujian atas keberhasilan mengendalikan Covid-19. Kali ini, pujian datang dari Dana Moneter Internasional (IMF) dan Bank Dunia. Mendapat pujian ini, Komandan PPKM Jawa-Bali Luhut Binsar Pandjaitan langsung berbunga-bunga. Ia pun menceritakan pujian dari IMF dan Bank Dunia itu di akun Instagram pribadinya. 

Pujian dari Bos IMF itu diterima Luhut saat melakukan kunjungan kerja ke Amerika Serikat. Bersama Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Luhut melakukan lawatan ke negeri Paman Sam itu pada 17-19 Oktober 2021. Salah satu agendanya, menjajaki peluang kerja sama dengan produsen obat Covid-19, seperti Merck yang memproduksi obat Molnupiravir.

Berita Terkait : Luhut Juga Layak Dipuji

Tak hanya mencari investor produsen obat Corona, Luhut juga bertemu dengan sejumlah pihak seperti Bos IMF Kristalina Georgieva, Presiden Bank Dunia David Malpass, dan Penasehat Keamanan Nasional AS Jake Sullivan. 

Kata Luhut, hasil pertemuan dengan Georgieva, IMF akan memberikan dukungan terhadap langkah Indonesia dalam pemulihan ekonomi melalui penguatan UMKM. Selain itu, IMF juga memberikan apresiasi khusus ke Indonesia atas langkah-langkah penanganan Corona. 

Berita Terkait : Belum Bahaya, Sudah Bikin Merinding

"Apresiasi khusus disampaikan Georgieva yang takjub selain pandemi yang terkendali, langkah-langkah pemulihan ekonomi Indonesia bisa terlaksana melalui penguatan UMKM," tulis Luhut, di akun Instagram @luhut.pandjaitan, kemarin. 

Saat bertemu dengan Jake Sullivan, selain membahas peningkatan keamanan nasional, Luhut juga menyampaikan permintaan agar perusahaan AS berinvestasi dalam produksi obat Covid-19. Luhut menyatakan, Indonesia tidak ingin hanya sekadar menjadi pembeli. 

Berita Terkait : Kita Duka Mendalam

Mendengar permintaan itu, Sullivan tampak optimis dan sepakat dengan yang sampaikan Luhut. "Jika ini berhasil, saya yakin penanganan pandemi di Indonesia bisa jauh lebih baik, dengan catatan Indonesia harus taat protokol kesehatan dan melakukan percepatan vaksinasi," tulis Luhut.

Sementara, pujian dari Bank Dunia sudah datang lebih dulu. Dalam sebuah artikel yang berjudul "Indonesia has passed 100 million Covid-19 vaccine doses. What can we learn?", Kepala Perwakilan Bank Dunia untuk Indonesia dan Timor-Leste, Satu Kahkonen, menjelaskan Indonesia telah berhasil menangani pandemi dengan dua cara yang sangat efektif. Dua cara itu adalah vaksinasi dan mitigasi penularan Corona. Dengan dua cara itu, Indonesia berhasil menangani pandemi, memulihkan ekonomi, dan mitigasi dampak sosial.
 Selanjutnya