Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Testimoni Eks Jubir Presiden
Istana Terlalu Banyak Mulutnya
Rabu, 27 Oktober 2021 08:50 WIB
Sebelumnya
Ia juga menekankan agar tidak ada sekat antara Jokowi dan jubirnya. Sehingga jubir bisa sepenuhnya memahami yang dimaui Kepala Negara.
"Jubir Pak Jokowi itu harus berinteraksi dengan Pak Jokowi. Jangan ada barier, jangan ada filter lagi," saran dia.
Baca juga : PPP: Siapapun Jubir Presiden, Yang Penting Gampang Dihubungi
Hingga kemarin, belum ada tanda-tanda Jokowi akan menunjuk orang baru sebagai pengganti Fadjroel di kursi Jubir Presiden. Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media, Bey Machmudin menerangkan, Istana sudah punya 3 pejabat penting yang kerap bicara ke publik.
"Sampai saat ini belum ada arahan Presiden. Selain itu, di Istana sudah ada Menteri Sekretaris Negara, Sekretaris Kabinet, dan KSP," kata Bey, Senin (25/10).
Baca juga : Azis Syamsuddin: Karena Terlalu Baik, Saya Apes…
Seskab, Pramono Anung tak berkomentar saat dikonfirmasi soal pengganti Jubir Presiden hingga usulan agar peran Jubir diambil alih olehnya.
Dari luar Istana, Wakil Ketua Umum Partai Gelora, Fahri Hamzah mengusulkan agar peran Jubir dirangkap Pramono Anung. Alasannya, sebagai Seskab, Pramono punya akses ikut rapat kabinet.
Baca juga : Keok, Mou Justru Banggakan Pasukannya
Ia mencontohkan, Amerika Serikat punya Press Secretary yang selevel menteri. Sehingga figur Jubir itu tidak boleh ecek-ecek. Harus solid dan punya kapabilitas dalam mensosialisasikan ide-ide pemerintah. "Yang saya tahu, selama ini jubir-jubirnya nggak ada yang punya akses ke rapat kabinet. Terus dia cari-cari berita sendiri di internet, terus dia baru ngomong," nilainya.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya