Dark/Light Mode

Minta Pimpinan Polisi Jadi Teladan Bagi Anak Buahnya

Kapolri: Kalau Tak Mampu Bersihkan Ekor, Kepalanya Saya Potong!

Rabu, 27 Oktober 2021 18:58 WIB
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. (Foto: Divhumas Polri)
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. (Foto: Divhumas Polri)

 Sebelumnya 
Dengan melaksanakan gagasan itu, maka Polri akan menjadi institusi yang semakin diharapkan oleh masyarakat Indonesia.

"Itu yang saya tuangkan dalam konsep Presisi. Bagaimana kita menghadirkan pemolisian yang prediktif, responsibilitas dan mampu melaksanakan semua secara, transparan, dan memenuhi rasa keadilan," beber Sigit.

"Ini menjadi harapan masyarakat dan tugas rekan-rekan untuk mampu mewujudkan semua ini dari level pemimpin sampai dengan pelaksana," imbuhnya.

Baca juga : Kapolri: Kami Bangga Sama Kalian...

Berdasarkan survei pertengahan tahun ini, konsep Presisi telah menaikkan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap Polri. Namun, awal bulan ini, tren positif kepercayaan itu mengalami penurunan karena adanya beberapa perbuatan oknum korps baju cokelat.

"Survei di awal Oktober kita turun, karena adanya penyimpangan anggota yang viral dengan cepat dengan didukung perkembangan teknologi informasi dalam dunia media. Ketika banyak anggota yang viral, maka itu menjadi koreksi bagi kita masyarakat," tuturnya.

Sigit memastikan, institusi Polri jauh lebih banyak diisi orang-orang yang baik dan memiliki semangat perubahan untuk mewujudkan semangat dari Presisi.

Baca juga : Diungkapkan Anak Buahnya, Juliari Minta Tak Seret Namanya Dalam Perkara Bansos

Jika perbuatan yang dilakukan personel kepolisian bersifat positif, maka secara organisasi juga akan berdampak positif.

"Begitupun sebaliknya. Jadi persepsi itu muncul menjadi generalisasi. Masih sangat banyak polisi yang baik dibanding oknum. Manfaatkan perkembangan teknologi untuk memunculkan terobosan kreatif dan positif yang ada," imbaunya.

Sigit pun mengutip peribahasa, 'Ikan Busuk Mulai dari Kepala'. Atau dengan kata lain, segala permasalahan internal di kepolisian, dapat terjadi karena pimpinannya bermasalah. Atau, tidak mampu menjadi teladan bagi jajarannya. Pimpinan tidak mungkin diikuti kalau tidak memulai yang baik.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.