Dark/Light Mode

FGD Dengan Prof Zakiudin Munasir

Anak Dengan Komorbid Jangan Dipaksa Vaksin

Rabu, 10 November 2021 08:25 WIB
Anggota Satgas Imunisasi Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Prof Zakiudin Munasir. (Foto: Dok. Pribadi)
Anggota Satgas Imunisasi Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Prof Zakiudin Munasir. (Foto: Dok. Pribadi)

 Sebelumnya 
Sistem kekebalan bawaan ini lah, terang pakar alergi dan imunologi anak ini, yang menangkis masuknya virus Covid-19, sehingga sulit merangsek masuk ke sistem kekebalan spesifik.

Karena jika Covid-19 berhasil menerobos sistem kekebalan spesifik, maka reaksi yang akan ditimbulkan cenderung berat. Seperti peradangan hebat yang biasanya dirasakan orang dewasa.

Baca juga : DPRD Ingatkan Pemkot Bandung Realistis Usulkan Target Pendapatan Daerah

Meskipun virus mampu ditangkis oleh sistem kekebalan bawaan, virus itu ternyata tak langsung sekonyong-konyong lenyap. Tapi masih bisa ‘nongkrong’ di hidung atau tenggorokan.

“Walaupun tidak sakit atau gejalanya ringan, tapi potensi penularannya tinggi kepada orang-orang yang rentan,” terang sang profesor.

Baca juga : DKI Jakarta Level 1, Mall Dan Pasar Rakyat Dibuka Dengan Kapasitas Maksimal 100 Persen

Nah, itu lah yang jadi alasan perlunya anak-anak divaksin. Jika tidak, dokter anak yang buka praktek di RSCM Kencana Jakarta ini, menilai anak-anak bisa menjadi sumber penularan.

“Karena itu tidak hanya orang dewasa kita imunisasi, juga anak,” sarannya.

Baca juga : Ditegaskan KPK, Bantahan Azis Syamsuddin Nggak Ngaruh Sama Pembuktian Dakwaan

Tapi, ia menekankan, vaksinasi bukan satu-satunya cara mencegah Covid. Cara lain adalah dengan mematuhi protokol kesehatan. Karena virus ini tidak bisa hidup tanpa inang atau induk.

“Jika tidak menular ke orang lain, maka lama-kelamaan (virus) akan mati,” kata Prof Zaki.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.