Dark/Light Mode

80 Juta Divaksin, 90 Persen Pakai Masker

Semoga, Indonesia Kuat Hadapi Gelombang Ke-3

Jumat, 12 November 2021 07:25 WIB
Juru bicara pemerintah untuk Covid-19, dr Reisa Broto Asmoro. (Foto: YouTube)
Juru bicara pemerintah untuk Covid-19, dr Reisa Broto Asmoro. (Foto: YouTube)

 Sebelumnya 
Ini terbukti dari rendahnya penularan virus Corona di Tanah Air saat ini. Ia menyebut, angka penularan kini berada di bawah 500 individu per hari. Hal tersebut terhitung rendah, jika dibandingkan pada masa puncak gelombang kedua pandemi Covid-19. Saat itu, terdapat 50 ribu penularan serta 2.000 kematian per harinya.

“Tentu saja ini adalah sebuah pencapaian yang bagus, tetapi kita tidak boleh jumawa. Jadi, situasinya masih pandemi, sehingga kita harus tidak lengah dalam menjalankan protokol kesehatan,” ingat Hery.

Baca juga : Perkuat Rantai Pasok, Borong Indonesia Gelar Borong BizWeek

Selain mencegah penularan virus, Hery menambahkan, masyarakat juga diiimbau secepatnya melakukan vaksinasi Covid-19. Vaksinasi, tak hanya mencegah penularan virus. Tapi juga, menurunkan risiko kematian apabila terkena Covid-19.

Menurutnya, pemakaian masker dan pelaksanaan vaksinasi ini perlu terus dilakukan agar Indonesia tidak mengalami kasus yang terjadi di beberapa negara lain.

Baca juga : KPK: Sistem Pembayaran Pajak Di Indonesia Sulit, Jadi Celah Korupsi

Negara seperti Amerika Serikat (AS) dan Rusia yang cakupan vaksinasinya sudah di atas 80 persen dari total populasi, penularan hariannya masih mencapai 60 ribu kasus, dengan angka kematian 1.000.

“Ketika kita tidak jumawa dan tetap patuh dengan protokol kesehatan, memakai masker, dan cepat-cepat vaksin, maka kita berharap agar tidak terjadi, atau setidaknya kita bisa menunda terjadinya gelombang ketiga pandemi Covid-19 nanti,” tandas Hery. [DIR]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.