Dark/Light Mode

Kangen Liputan Tatap Muka

Rabu, 20 Januari 2021 06:00 WIB
Ngopi - Kangen Liputan Tatap Muka
Catatan :
Redaktur

RM.id  Rakyat Merdeka - Covid-19 merubah gaya kerja semua orang. Sekarang aktivitas kerja banyak dilakukan dengan online dan zoom.

Begitu juga dengan kerja wartawan. Liputan banyak online. Tidak ada lagi doorstop dan acara ngopi bareng. Liputan keluar kota pun mulai berkurang.

Liputan online seperti ini ada enaknya dan nggaknya. Enaknya bisa dilakukan di mana saja. Enggak enaknya menyedot kuota. Karena itu, bahaya jika berada di lokasi tanpa fasilitas WiFi.

Berita Terkait : Corona Di Teras Rumah Tetangga

Wawancara khusus pun sekarang banyak dilakukan melalui aplikasi WhatsApp (WA). Biasanya banyak narasumber yang mengirim rilis atau pernyataan tertulis melalui WA.

Yang terbaru, narasumber juga lagi banyak yang memanfaatkan voice note atau rekaman suara melalui WA untuk menyampaikan komentarnya. Tinggal tekan, rekam, kirim.

Namun, wawancara online sangat beda dengan wawancara tatap muka. Khususnya emosionalnya. Kedekatannya jadi berkurang.

Berita Terkait : Kembali Belanja Ke Warung Tetangga

Padahal, keakraban antara narasumber dan pewarta bisa menambah variasi berita. Membuat masyarakat semakin kaya bahan informasinya.

Namun, kita harus bersabar sampai virus ini hilang. Kita juga harus taat menjalankan 3M; memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak. Biar maksimal harus ditambah 2M lagi. Yaitu membatasi mobilitas, dan menjauhi kerumunan.

Apalagi jumlah kasus Covid-19 di Indonesia dalam beberapa hari ini malah makin menggila. Jumlah kasus positif seharian kemarin bertambah 10.365 orang. Totalnya kini mencapai 927.380 orang.

Berita Terkait : Kangen Dipanggil Mary Jane

Semoga vaksinasi yang sudah dimulai pemerintah bisa membantu mencegah penularan Covid-19. Aamiin. [Boy Sakti Hapsoro/Wartawan Rakyat Merdeka]