Dewan Pers

Dark/Light Mode

RI Dinyatakan Lewati Krisis Pandemi

Ancaman Covid Masih Nyata, Tetap Jaga Prokes Dan Vaksinasi

Senin, 13 Desember 2021 07:15 WIB
Anggota Komisi IX DPR Rahmad Handoyo. (Foto: Dok. DPR RI)
Anggota Komisi IX DPR Rahmad Handoyo. (Foto: Dok. DPR RI)

RM.id  Rakyat Merdeka - Anggota Komisi IX DPR Rahmad Handoyo mengimbau masyarakat untuk tetap mengetatkan protocol kesehatan dan ikut program vaksinasi. Ini untuk menghadapi ancaman gelombang ketiga Covid-19 di berbagai belahan dunia akibat munculnya varian baru Omicron.

Rahmad bilang, walau tingkat vaksinasi sudah sampai 56 persen dan 70 persen tahap 1, namun bukan berarti kita longgar dalam menjalankan protokol kesehatan. “Kita harus bercermin dari negara-negara di Eropa. Meski vaksinasi tinggi namun gelombang Covid terus mengintai,” tegas Rahmad di Jakarta, kemarin.

Berita Terkait : Waspada Varian Omicron, Ketua MCCC: Patuhi Prokes Dan Vaksinasi

Politisi muda PDI Perjuangan ini menilai, pembatalan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3 se-Indonesia menghadapi Natal dan tahun baru (Nataru) masih bersifat situasional. Tidak tertutup kemungkinan level PPKM dinaikkan jika kasus meningkat khususnya ada Omicron.

Dia berharap, masyarakat dan pemerintah untuk tetap waspada dan tidak boleh kecolongan ancaman gelombang ketiga. Masyarakat tidak usah ngeyel ke luar kota pada masa liburan nataru nanti. Selain itu, program vaksinasi terus ditingkatkan guna meningkatkan imunitasi dan kekebalan kelompok.

Berita Terkait : Terus Jaga Diri, Optimis Keadaan Makin Membaik

“Walau kekebalan kita telah meningkat menyusul capaian vaksinasi, bukan berarti kita bebas, apalagi menganggap Covid sudah tidak ada. Covid masih bahaya, masih mengancam. Karena itu kita tidak boleh terlena dengan kondisi saat ini walau kekebalan kita naik,” tambah dia.

Sementara itu, Ketua Konsil Kedokteran Indonesia (KKI) Prof. Taruna Ikrar menyampaikan lima strategi utama untuk bisa keluar dari pandemi ini. Pertama, terus gencar melakukan vaksinasi massal untuk mencapai herd immunity. Kedua, tetap ketat mengikuti protokol keselamatan Covid. Ketiga, menyiapkan alat kesehatan dan obat-obatan Covid untuk didistribusikan secara merata ke seluruh dunia.

Berita Terkait : Awas, Mafia Karantina Beraksi Lagi

Keempat, menyiapkan tenaga dan fasilitas kesehatan bagi masyarakat. “Dan akhirnya, kelima, dunia dan semua pemangku kepentingan di seluruh dunia harus bersatu dan menggabungkan upaya melawan pandemi ini,” tegas Taruna.
 Selanjutnya