Dewan Pers

Dark/Light Mode

Buka Bimtek Di Solo

Puan: Awalnya Ragu Program KIP, Akhirnya Bikin Terharu

Selasa, 26 April 2022 16:40 WIB
Ketua DPR Puan Maharani terkejut mendapat sambutan meriah dari para mahasiswa penerima Kartu Indonesia Pintar (KIP) di Hotel Sunan, Solo, Jawa Tengah, Selasa (26/7). (Foto: Istimewa)
Ketua DPR Puan Maharani terkejut mendapat sambutan meriah dari para mahasiswa penerima Kartu Indonesia Pintar (KIP) di Hotel Sunan, Solo, Jawa Tengah, Selasa (26/7). (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Ketua DPR Puan Maharani terkejut mendapat sambutan meriah dari para mahasiswa penerima Kartu Indonesia Pintar (KIP) di Hotel Sunan, Solo, Jawa Tengah, Selasa (26/7). Puan masih belum percaya, program KIP Kuliah benar-benar sangat dirasakan manfaatnya oleh mahasiswa.

Mulanya, Puan yang hadir didampingi Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka beserta jajaran anggota DPR itu disambut dengan tarian khas Solo. Terdapat 12 penari yang terdiri dari laki-laki dan perempuan. Keseluruhannya mengenakan pakaian penari Jawa, sembari mengacungkan salam hangat tanda selamat datang kepada Puan.

Sambil berjalan, Puan yang mengenakan pakaian serba hitam itu balik memberikan salam kepada mereka dan peserta yang telah menunggunya. Di lokasi acara, Puan telah ditunggu ratusan penerima KIP kuliah. Baik pria maupun perempuan. Dari berbagai universitas yang tersebar di Jawa Tengah. Juga, terlihat sejumlah dosen yang ikut menemani mahasiswa.

Kehadiran mereka disinyalir tanpa beban apapun. Pasalnya, uang kuliah tunggal (UKT) per semester dan operasional kuliah dijamin oleh KIP. Tidak pakai lama, Puan datang lalu duduk di bangku VVIP bagian depan, acara pun dimulai.

Berita Terkait : Semua Bisa Dilakukan, Asal Taat Prokes

Diawali dengan sambutan dari Sekretaris Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) Ni Wayan Giri Adnyani. Tidak banyak kalimat yang disampaikannya. Intinya, dia cuma memamerkan capaian kerja Kemenparekraf yang telah menelurkan sumber daya manusia berkualitas.

Setelah itu, dia mengucapkan terima kasih kepada Puan karena bersedia menyempatkan waktu untuk memberikan bimtek kepada penerima manfaat KIP Kuliah.

"Kami berharap partisipasi aktif dari anggota dewan khusunya Ketua DPR namun berdampak positif bagi bukan hanya kepada pelaku ekraf (ekonomi kreatif) di Surakarta tapi juga Indonesia," kata Adnyani.

Beres mendengarkan omongan Adnyani, giliran Puan yang dipersilakan maju ke atas podium. Tujuannya untuk memberikan bimtek kepada penerima manfaat KIP Kuliah. Dia terkejut, peserta yang hadir di luar ekspektasinya. Jauh lebih banyak dari perkiraan awal. Bahkan, tembus 300 lebih jiwa.

Berita Terkait : BP Jamsostek Siap Layani Program Jaminan Kehilangan Pekerjaan

Artinya, program yang dibuatnya saat masih menjabat Menteri Kooordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) itu betul-betul sangat dirasakan masyarakat.

"Kehadiran saya di sini merupakan satu surprise. Saya tidak nyangka apa yang saya lakukan bersama anggota DPR cukup membuahkan hasil. Mungkin (upaya kami) masih kecil, tapi sudah terasa sedikit mafaatnya bagi adik-adik semua," kata Puan, membuka sambutannya dalam acara Bimbingan Teknis Pemasaran Ekonomi Kreatif untuk Mahasiswa Penerima Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah di Hotel Sunan, Solo, Jawa Tengah, Selasa (26/7).

Padahal, aku Puan, dirinya bukan sosok pejabat rewel. Selalu menanyakan perkembangan program yang digalakan. Tapi ketika menemui langsung penerima manfaat KIP, dia merasa terharu. Ada hasilnya. Bukan cuma omong kosong.

"Saya itu jarang sekali nanya hasil pekerjaan ini gimana. Kalau dijawab baik, yasudah saya nggak bisa cek menyeluruh. Tapi pas saya lihat di sini (peserta KIP), lalu saya tanya penanggung jawabnya, ternyata hasilnya benar. Kalian sangat merasakan manfaat KIP," ujar perempuan pertama yang menjabat sebagai Ketua DPR itu.

Berita Terkait : Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo Mulai Kick Off Program Vaksinasi Booster

Puan pun penasaran. Dia tanyakan langsung kepada 300-an peserta KIP yang ada di hadapannya. "Apakah benar adik-adik semua mendapat KIP selama empat tahun?" tanya Puan. Sontak, pertanyaan Puan dijawab tanpa basa besi. "Betul," jawab mereka.

Terus meyakinkan, kemudian Puan meminta peserta KIP yang pencairan dana KIP-nya molor ataupun tidak cair sama sekali. "Yang KIP-nya mundur atau tidak dapat silakan angkat tangan," seru dia.

Benar, tidak ada satu pun dari mereka yang menimpali seruan Ketua DPP PDIP Bidang Politik dan Keamanan itu. "Semuanya dapat, lancar, alhamdulilah. Saya katakan kalau sepeti ini terus alhamdulilah sekali dan bermanfaat," ungkap dia.
 Selanjutnya