Dewan Pers

Dark/Light Mode

Alifudin: CSR Perusahaan Bisa Bantu Penurunan Stunting

Minggu, 24 Juli 2022 19:26 WIB
Anggota Komisi IX DPR Fraksi PKS Alifudin saat turun langsung memantau penurunan stunting di Gedung DPRD Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, Minggu (24/7).  (Foto: Istimewa)
Anggota Komisi IX DPR Fraksi PKS Alifudin saat turun langsung memantau penurunan stunting di Gedung DPRD Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, Minggu (24/7). (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Anggota Komisi IX DPR Fraksi PKS Alifudin meminta suluruh elemen masyarakat terlibat dalam penanganan penurunan stunting di Indonesia. Dari mulai instansi pemerintah, lembaga swadaya masyarakat, hingga kalangan pengusaha.

"Kami menangani stunting bukan hanya di daerah pemilihan saya. Walau di Kabupaten Sanggau yang merupakan dapil Kalbar 2, tetapi kami tetap akan turut aktif berikhtiar menurunkan angkat stunting di sini" Kata Alifudin, saat memberikan keterangan di Gedung DPRD Kabupaten Sanggau, Minggu (24/7).

Berita Terkait : Bidan Inspiratif Untuk Negeri, Program Cegah Stunting

Sebelumnya, Alifudin juga berikhtiar mengawal penurunan stunting di Kalimantan Selatan, Utara, hingga ke Kalimantan Timur.

"Bahkan sekarang ikhtiar dalam menurunkan stunting bukan hanya dari anggaran APBD atau APBN, tapi perusahaan juga wajib memberikan sumbangsihnya terhadap ikhtiar penurunan stunting lewat dana CSR," imbau Alifudin.

Berita Terkait : Pernikahan Dini Bisa Picu Kasus Stunting

Karena tahun 2045, Indonesia harus menjadi negara maju dan sehat. Maka, kata Alifudin, masyarakat serta generasi penerus harus sehat dan tidak stunting.

"Pernikahan di bawah usia 19 tahun harus dihindari, karena hubungan stunting dengan pernikahan dini yaitu akan berdampak pada kesiapan psikologis hubungan, pola pengasuhan anak dll," tutur Ketua BPW Kalimantan DPP PKS ini.

Berita Terkait : Bamsoet Dukung Pembangunan Taman Miniatur 99 Masjid Dunia

Selain itu, Presiden Jokowi juga sangat memperhatikan soal penurunan stunting ini. Jadi sinergitas antar seluruh instansi negara dan lapisan masyarakat harus tetap dijaga. Agar keterlibatan dalam penurunan stunting ini bisa berhasil.

"Dari yang sudah dipaparkan oleh BKKBN Kalbar dan Pemda Sanggau, bahwa sejak 2021 kabupaten Sanggau sudah komitmen untuk penurunan stunting. Selain itu, juga akan bergotong royong dengan desa-desa yang ada di Kabupaten Sanggau," tutup Alifudin. ■