Dewan Pers

Dark/Light Mode

Helmy Faishal: Super Garuda Shield Perkuat Persahabatan Dan Diplomasi

Kamis, 4 Agustus 2022 10:12 WIB
Anggota Komisi I DPR Helmy Faishal Zaini saat sambutan di hadapan 5.000 tentara gabungan dari 13 negara dalam program Super Garuda Shield, Rabu (3/8). (Foto: Istimewa)
Anggota Komisi I DPR Helmy Faishal Zaini saat sambutan di hadapan 5.000 tentara gabungan dari 13 negara dalam program Super Garuda Shield, Rabu (3/8). (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Anggota Komisi I DPR Helmy Faishal Zaini menegaskan Super Garuda Shield (SGS) Tahun 2022 adalah kegiatan super diplomasi. Karena persahabatan yang dibangun oleh 13 negara ini, pada dasarnya bukan bersiap-siap untuk perang, tetapi justru bersiap-siap untuk damai.

"Mewakili komisi I DPR kami menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa," kata Helmy saat sambutan di hadapan 5.000 tentara gabungan dari 13 negara dalam program Super Garuda Shield, Rabu (3/8).

Menurutnya, ada sejumlah hal dan isu penting yang patut digarisbawahi dalam penyelenggaraan Super Garuda Shield (SGS) ini.

Berita Terkait : Gobel: Saatnya Jepang Perkuat Investasi Pertanian Dan SDM Di Indonesia

Pertama, dari sisi pembiayaan dan investasi yang dilelanjakan, kegiatan Super Garuda Shield (SGS) jauh lebih murah. Ini merupakan sebuah langkah penting untuk membangun era baru diplomasi.

"Inisiatif baik semacam ini perlu mendapatkan apresiasi dan dukungan yang optimal dari pelbagai kalangan," tutur dia.

Kedua, Super Garuda Shield (SGS) secara teknis merupakan bagian langkah diplomatik yang masuk ke dalam kategori soft diplomatic yang secara teknis jauh dari hal-hal yang bersifat menegangkan. Sebab yang menjadi titik serta salah satu aspek yang ditonjolkan dalam kegiatan ini adalah aspek kemanusiaan.

Berita Terkait : Bela Kominfo, Partai Garuda: Mau Kita Biarkan Negara Diremehkan Aplikasi?

Ketiga, Super Garuda Shield (SGS) juga dapat dimaknai sebagai bagian dari total diplomacy yang sedang diterapkan oleh Indonesia bersama 13 negara yang tergabung dalam kegiatan ini.

Konsep total dipomasi ini merupakan negosiasi yang menyangkut banyak aspek, bukan hanya membangun kedekatan pada bidang-bidang yang bersifat politis, tetapi juga dalam peningkatan investasi, perdagangan, kesempatan kerja, pariwisata, dan semua sektor yang dibutuhkan untuk membangun Indonesia.

Komisi DPR, kata Helmy, memiliki komitmen kuat untuk terus memberikan suport dengan kegiatan Super Garuda Shield (SGS) ini. Kegiatan ini diproyeksikan akan membuat wajah indah Indonesia dimata dunia, tidak dilihat karena alutsistanya, karena tidak semua nilai bisa diukur dengan uang.

Berita Terkait : Mulai 1 Agustus, Masuk Malaysia Tak Perlu Isi Kartu Perjalanan Di Aplikasi MySejahtera

"Tetapi dunia harus melihat kegiatan ini, tentang persahabatannya. Ini merupakan nilai dan prinsip diplomasi modern yang sangat penting untuk terus digalakkan," ungkapnya.

Lebih dari itu, secara keseleuruhan kegiatan ini dalam bahasa yang lebih tajam dapat disebut sebagai super diplomasi. Sebab, kegiatan ini dirancang untuk memperkuat interoperabilitas, kemampuan, rasa saling percaya, dan kerja sama yang telah dibangun dari pengalaman bersama selama beberapa dekade, serta menciptakan komunikasi antarpersonel negara peserta latihan dalam suatu operasi. ■