Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Pemerintah harus segera memilih dan mengangkat Direktur Utama PLN definitif untuk mengatasi masalah pemadaman listrik massal. Persoalan kelistrikan tidak bisa ditangani oleh seorang Pelaksana tugas (Plt) yang dipimpin Sripeni Inten Cahyani.
Hal itu dikatakan Anggota Komisi VII DPR Bidang Energi Achmad Farial menyikapi masalah pemadaman listrik Minggu (4/8)siang. Perusahaan listrik pelat merah ini belum menentukan dirut definitif, pasca mundurnya Sofyan Basyir karena tersangkut kasus dugaan suap PLTU Riau-1.
"Masalah listrik jangan dianggap remeh. Ini kebutuhan vital. Penetapan dirut definitif PLN harus segera diputuskan untuk mengatasi gangguan listrik," kata Fahrial, Senin (5/8).
Baca juga : Jawa Mati Lampu, Jokowi Datangi Kantor PLN
Menurutnya, kinerja Kementerian ESDM yang dipimpin Ignasius Jonan sekarang ini sudah baik dan masih on the track. Ia melihat lambannya penanganan gangguan listrik lebih disebabkan karena adanya kekosongan pimpinan PLN.
"Kinerja PLN tidak bisa didapuk oleh seorang PLt. Perlu dirut definitif untuk bergerak cepat mengatasi masalah listrik,"tuturnya.
Untuk itu, Fahrial mengusulkan, dirut PLN diambil dari direksi lama atau pejabat karir di internal PLN sebagai pimpinan definitif. "Silakan ditentukan siapa figurnya. Direksi lama atau pejabat karir. Yang penting dari internal PLN yang memiliki rekam jejak baik dan berprestasi,"ujarnya.
Baca juga : Menteri BUMN Didorong Segera Ajukan Dirut PLN
Selain itu, Politisi senior PPP ini juga meminta Badan Intelijen Negara (BIN) untuk menyelidiki masalah pemadaman listrik yang sekarang sudah semakin luas dan merugikan banyak pihak.
"PLN telah membuat presiden Jokowi pusing. Masalah ini harus segera ditangani dengan cepat agar kebutuhan masyarakat dan pelaku usaha industri tidak terganggu,"tandasnya.
Diketahui, Sripeni Inten Cahyani dilantik mengisi kursi jabatan Pelaksana tugas (Plt) Direktur Utama PT PLN. Sripeni Inten Cahyani sebelumnya menjabat Dirut PT Pembangkit Jawa Bali, anak perusahaan PLN.
Baca juga : Dadakan, Mati Lampu Kaya Gempa Bumi
Namun dua hari setelah didaulat pimpin PLN, terjadi pemadaman listrik di sejumlah daerah pada Minggu (4/8), termasuk di ibu kota. Sejumlah layanan lumpuh diantaranya MRT Jakarta, lampu lalu lintas, kereta commuter line, juga jaringan telekomunikasi. [FIK]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya