Dark/Light Mode

Bali Dan Raja Ampat Diakui Dunia

Pariwisata Mulai Bangkit

Senin, 9 Januari 2023 07:50 WIB
Anggota Komisi X DPR Lestari Moerdijat. (Foto: MPR)
Anggota Komisi X DPR Lestari Moerdijat. (Foto: MPR)

 Sebelumnya 
Wakil Ketua Komisi X Heti­fah Sjaifudian menambahkan, pencabutan Pemberlakuan Pem­batasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berkorelasi dengan peningkatan capaian pariwisata pada tahun 2023. Ia menyebut ada tiga faktor faktor dalam pencabutan PPKM yang dapat mendorong geliat pariwisata.

Pertama, pencabutan PPKM berarti pembebasan mobilitas masyarakat serta kuota destinasi wisata. “Tentu hal ini mening­katkan minat wisatawan,” ujar Hetifah dalam keterangannya, kemarin.

Baca juga : Pariwisata Lebih Bergairah

Kedua, secara psikologi, ma­syarakat pada umumnya telah haus akan berwisata selama beberapa tahun terakhir. Ketiga, pencabutan PPKM menyirat­kan Pemerintah telah berhasil menangani Covid-19. Hal ini meningkatkan rasa aman pada wisatawan, baik wisatawan nusantara maupun wisatawan mancanegara.

“Karenanya, dicabutnya PPKM dapat disikapi sebagai momentum tepat untuk melepas dahaga wisata para wisatawan,” kata dia.

Baca juga : Pengamat Dukung Pembangunan Pemanfaatan Tenaga Nuklir Di Tanah Air

Hetifah memaparkan, ada empat langkah yang harus di­perhatikan para pelaku usaha wisata. Pertama, tren wisata kini sangat memperhatikan as­pek keamanan dan kebersihan sehingga standar Cleanliness, Health, Safety & Environment Sustainability (CHSE) harus diimplementasikan dengan baik.

Kedua, pemasaran paket wisata harus betul-betul me­manfaatkan sosial media meng­ingat semakin bergantungnya masyarakat terhadap info dari dunia digital. Ketiga, fasilitas dan amenitas yang mendukung kegiatan pariwisata, seperti fasilitas Mandi Cuci Kakus (MCK), hotel, tempat ibadah, restoran, tempat oleh-oleh, hingga sarana transportasi.

Baca juga : Tinjau Pembangunan Black Stone Yacht, Bamsoet Dorong Pemulihan Pariwisata Bali

Keempat, di era persaingan setelah Covid-19 ini, inovasi produk-produk wisata harus terus diciptakan agar dapat memenangkan pasar. Terakhir, berbagai pihak dapat menyelaraskan kebijakan dan mengin­formasikannya secara utuh ke­pada masyarakat.

Pasalnya, beberapa waktu lalu sempat terjadi ketidakpastian harga tiket ke wilayah Labuan Bajo dan Candi Borobudur yang mempengaruhi minat para wisa­tawawan asing. Bahkan, banyak yang membatalkan perjalanan­nya. ■

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.