Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Sebelumnya
Wakil Ketua Komisi X Hetifah Sjaifudian menambahkan, pencabutan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berkorelasi dengan peningkatan capaian pariwisata pada tahun 2023. Ia menyebut ada tiga faktor faktor dalam pencabutan PPKM yang dapat mendorong geliat pariwisata.
Pertama, pencabutan PPKM berarti pembebasan mobilitas masyarakat serta kuota destinasi wisata. “Tentu hal ini meningkatkan minat wisatawan,” ujar Hetifah dalam keterangannya, kemarin.
Baca juga : Pariwisata Lebih Bergairah
Kedua, secara psikologi, masyarakat pada umumnya telah haus akan berwisata selama beberapa tahun terakhir. Ketiga, pencabutan PPKM menyiratkan Pemerintah telah berhasil menangani Covid-19. Hal ini meningkatkan rasa aman pada wisatawan, baik wisatawan nusantara maupun wisatawan mancanegara.
“Karenanya, dicabutnya PPKM dapat disikapi sebagai momentum tepat untuk melepas dahaga wisata para wisatawan,” kata dia.
Baca juga : Pengamat Dukung Pembangunan Pemanfaatan Tenaga Nuklir Di Tanah Air
Hetifah memaparkan, ada empat langkah yang harus diperhatikan para pelaku usaha wisata. Pertama, tren wisata kini sangat memperhatikan aspek keamanan dan kebersihan sehingga standar Cleanliness, Health, Safety & Environment Sustainability (CHSE) harus diimplementasikan dengan baik.
Kedua, pemasaran paket wisata harus betul-betul memanfaatkan sosial media mengingat semakin bergantungnya masyarakat terhadap info dari dunia digital. Ketiga, fasilitas dan amenitas yang mendukung kegiatan pariwisata, seperti fasilitas Mandi Cuci Kakus (MCK), hotel, tempat ibadah, restoran, tempat oleh-oleh, hingga sarana transportasi.
Baca juga : Tinjau Pembangunan Black Stone Yacht, Bamsoet Dorong Pemulihan Pariwisata Bali
Keempat, di era persaingan setelah Covid-19 ini, inovasi produk-produk wisata harus terus diciptakan agar dapat memenangkan pasar. Terakhir, berbagai pihak dapat menyelaraskan kebijakan dan menginformasikannya secara utuh kepada masyarakat.
Pasalnya, beberapa waktu lalu sempat terjadi ketidakpastian harga tiket ke wilayah Labuan Bajo dan Candi Borobudur yang mempengaruhi minat para wisatawawan asing. Bahkan, banyak yang membatalkan perjalanannya. ■
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya