Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
RM.id Rakyat Merdeka - Anggota Komisi X DPR Robert J Kardinal mendukung kebijakan Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Kemenkop UKM) menetapkan Pelabuhan Sorong sebagai tujuan masuk barang impor. Kebijakan ini dinilai efektif dalam melakukan proteksi terhadap produk buatan dalam negeri.
“Saya kira ini sebuah terobosan yang sangat baik dari Pak Teten (Menkop UMKM Teten Masduki). Sebagai upaya proteksi terhadap produk UMKM dalam negeri dan pemerataan pembangunan ke kawasan timur Indonesia,” kata Kardinal di Jakarta, kemarin.
Baca juga : Puan Kenakan Baju Adat Dayak Motif Ruit Besai
Kardinal menuturkan, produk luar negeri saat ini membanjiri pasar domestik lantaran memiliki harga lebih miring daripada produk lokal. Tentu ini sangat membahayakan karena dapat mengancam kelangsungan pelaku UMKM. Sementara, produk impor yang dijajakan itu sebenarnya belum tentu memiliki kualitas yang lebih baik dari produksi dalam negeri.
Di satu sisi, sambung dia, kebijakan Pemerintah terkesan kurang mendukung UMKM anak bangsa untuk menjadi tuan rumah di negeri sendiri. Ini disebabkan lemahnya koordinasi antar kementerian/lembaga dalam mendukung UMKM.
Baca juga : Kementan Gandeng UGM Bangkitkan Produk Alsintan Dalam Negeri
“Kementerian jalan sendiri-sendiri. Kemenkop UMKM sibuk meningkatkan daya saing produk-produk UMKM lokal kita, tapi ada kementerian lain sibuk mengeluarkan izin impor tanpa aturan jelas. Sehingga barang-barang impor bisa masuk sesukanya dengan harga sangat murah. Tentu ini sangat merugikan,” tegasnya.
Untuk itu, dia mendorong agar ada kebijakan yang mampu memproteksi produk UMKM kita dari serbuan barang impor. Terutama produk asal China yang selama ini banyak beredar di pasaran dengan harga sangat murah. Untuk mengatasi itu, Pemerintah dapat menetapkan pelabuhan Sorong sebagai pelabuhan masuk barang impor ke Indonesia.
Baca juga : Ibu Iriana Bakal Dapat Bintang
“Makanya saya mendukung usulan Pak Teten ini. Tentu hal ini akan sangat bagus sekali karena multiplier effect-nya ini sangat besar sekali,” ujar politisi Golkar daerah pemilihan Papua Barat ini.
Dia menegaskan, banyak manfaat yang akan diperoleh bangsa ini jika Pelabuhan Sorong ditetapkan sebagai pelabuhan khusus barang impor. Dari sisi harga, barang impor yang masuk tidak bisa lagi dijual dengan harga miring karena ongkos kirimnya menjadi lebih besar. Tapi positifnya, ongkos kapal dari dan menuju Papua bisa lebih murah.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya