Dark/Light Mode

Dapat Bintang Jasa, Basarah: Ini Bukan Untuk Saya Pribadi, Tapi Juga MPR Dan PDIP

Jumat, 14 Agustus 2020 13:59 WIB
Presiden Jokowi memberikan Tanda Kehormatan Bintang Jasa Utama kepada Wakil Ketua MPR Ahmad Basarah di Istana, Kamis (13/8). (Foto: ist)
Presiden Jokowi memberikan Tanda Kehormatan Bintang Jasa Utama kepada Wakil Ketua MPR Ahmad Basarah di Istana, Kamis (13/8). (Foto: ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Wakil Ketua MPR Ahmad Basarah mendapatkan Tanda Kehormatan Bintang Jasa Utama dari pemerintah. Dia mengucapkan, terima kasih kepada Presiden Jokowi dan semua pihak yang telah memilih dirinya menerima bintang jasa tersebut.

‘’Saya merasa tanda kehormatan berupa Bintang Jasa Utama ini, sesuai namanya, adalah sebuah penghormatan bukan hanya untuk saya pribadi, tetapi juga untuk lembaga MPR dan PDI Perjuangan partai politik tempat saya berjuang," kata Basarah, dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (14/8).

Baca juga : Angkasa Pura I Buka Seleksi Mitra Usaha Di Tiga Bandara

Secara khusus dirinya mengucapkan terima kasih kepada Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri yang telah memberinya banyak kepercayaan dan tanggung jawab dalam berkarya untuk bangsa dan negara.

Untuk diketahui, Presiden Jokowi menganugerahkan Tanda Kehormatan Bintang Jasa Utama kepada Wakil Ketua MPR Ahmad Basarah dan beberapa tokoh nasional lainnya, termasuk Ketua MPR Bambang Soesatyo dan Wakil Ketua MPR Ahmad Muzani, di Istana Negara Jakarta, Kamis (13/8).

Baca juga : Bamsoet: Ini Bukan Semata untuk Pribadi Saya

Tanda kehormatan itu diberikan melalui Keputusan Presiden RI No. 52/TK/Tahun 2020 tanggal 22 Juni 2020 tentang Penganugerahan Tanda Kehormatan Bintang Jasa.

Direktur Eksekutif Indonesian Public Institute (IPI), Karyono Wibowo menilai, Basarah memang layak dianugerahi penghormatan prestisius itu. Menurut dia, pengabdian, jasa, dan karyanya buat bangsa sudah memenuhi syarat untuk mendapatkan kehormatan tersebut.

Baca juga : Pahlawan Corona Disawer 300 Juta

Menurut dia, Basarah selama ini memang lebih dikenal sebagai politisi yang sangat menaruh perhatian terhadap persoalan ideologi negara. Bukan hanya meluangkan waktu untuk memasyarakatkan Pancasila sebagai salah satu tugas pimpinan MPR, tapi juga rajin dan tekun mengkaji dan meneliti Pancasila secara komprehensif.

Menurut Direktur Stratejik Indo Survey & Strategy itu, keberhasilan Basarah meraih gelar doktor dalam ilmu hukum tata-negara dari Universitas Diponegoro Semarang pada Desember 2016 menjadi bukti keseriusannya mendalami Pancasila.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.