Dark/Light Mode

Bareng SOKSI, Bamsoet Bantu Petani Di Bali

Sabtu, 30 Januari 2021 15:46 WIB
Ketua MPR Bambang Soesatyo (kiri) saat menyerahkan berbagai bantuan untuk para petani dan deklarasi Gerakan SOKSI Membangun, di Bali, Sabtu (30/1). (Foto: Istimewa)
Ketua MPR Bambang Soesatyo (kiri) saat menyerahkan berbagai bantuan untuk para petani dan deklarasi Gerakan SOKSI Membangun, di Bali, Sabtu (30/1). (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Ketua MPR Bambang Soesatyo bersama Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (Depinas SOKSI) Ahmadi Noor Supit dan Ketua Harian Depinas SOKSI AA Bagus Adhi Mahendra menyerahkan berbagai bantuan untuk para petani di Bali. Antara lain 20.000 bibit unggul, 2 unit perahu untuk nelayan, 5 unit motor roda tiga, dan bantuan ekonomi lainnya serta bantuan dana bergulir untuk lima kelompok petani senilai Rp 250 juta untuk mendorong peningkatan produktivitas pertanian, sebagai bagian dari Gerakan SOKSI Membangun

"Melalui Gerakan SOKSI Membangun, Depidar SOKSI Bali telah memberi teladan, bagaimana seharusnya sebuah organisasi kemasyarakatan berkontribusi dan menjadi bagian dari solusi, di tengah kesulitan masyarakat menghadapi pandemi Covid-19. Tak heran jika keberadaan Depidar SOKSI Bali sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Bali, karena tidak pernah sepi dari aksi sosial-kemanusiaan serta berbagai kegiatan pemberdayaan masyarakat di berbagai sektor perekonomian," ujar Bamsoet, sapaan akrab Bambang, usai mendeklarasikan Gerakan SOKSI Membangun, di Bali, Sabtu (30/1). 

Berita Terkait : Bamsoet Ajak Seluruh Elemen Bangsa Bantu Pulihkan Perekonomian Nasional

Ketua DPR ke-20 ini menjelaskan, di tengah kelesuan perekonomian nasional akibat pandemi Covid-19, pertanian menjadi sektor yang paling konsisten dengan tren pertumbuhan positif dan diandalkan menopang ketahanan ekonomi. Sebagaimana tergambar dalam data Badan Pusat Statistik (BPS) yang mencatat nilai ekspor pertanian pada Oktober 2020 mengalami pertumbuhan positif, sebesar 0,42 miliar dolar AS atau tumbuh 1,26 persen jika dibandingkan pada bulan sebelumnya. Secara year on year, ekspor sektor pertanian juga mampu tumbuh 23,80 persen. 

"Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, dari 128,45 juta penduduk yang bekerja per Agustus 2020, sebanyak 38,23 juta jiwa atau sekitar 29,7 persennya bekerja di sektor pertanian. Memberikan bantuan kepada petani, sama dengan memberikan bantuan untuk peningkatan perekonomian nasional, sekaligus menyerap lebih banyak lapangan pekerjaan," jelas Bamsoet. 

Berita Terkait : Bersama SOKSI, Bamsoet Lepas Burung Hantu Untuk Basmi Hama Tikus Di Tabanan Bali

Wakil Ketua Umum SOKSI dan Wakil Ketua Umum DPP Golkar ini menerangkan, Gerakan SOKSI Membangun senafas dengan jati diri yang melekat pada diri SOKSI, yakni sebagai organisasi yang lahir dari tuntutan zaman dan beranggotakan manusia-karya mandiri yang memperjuangkan kesejahteraan rakyat. Sekaligus wujud karya kekaryaan yang menjadi nafas SOKSI, sebagaimana diamanatkan pendiri SOKSI, almarhum Prof. Suhardiman, haruslah 'Sepi Ing Pamrih, Rame Ing Gawe', yang bermakna 'Tanpa Pamrih, Tapi Banyak Berkarya'. 

"Membantu para petani merupakan bakti SOKSI kepada Ibu Pertiwi. Sekaligus wujud syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa karena telah menganugerahi Indonesia yang subur, yang kaya dengan berbagai sumber daya alam. Jika tak dimanfaatkan secara baik, justru menjadikan bangsa Indonesia kufur nikmat," pungkas Bamsoet. [USU]