Dewan Pers

Dark/Light Mode

Soal Jadwal Pemilu 2024

KPU Panen Dukungan...

Jumat, 3 Desember 2021 07:15 WIB
Ilustrasi gedung Komisi Pemilihan Umum (KPU). (Foto: Istimewa)
Ilustrasi gedung Komisi Pemilihan Umum (KPU). (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Penentuan waktu penyelenggaraan Pemilu 2024 belum menemui titik temu. DPR, Pemerintah, dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengusulkan digelar 21 Februari. Sementara Pilkada pada 27 November.

Usulan itu belum disetujui, karena Pemerintah berkali-kali menunda rapat pengambilan keputusan. Malahan, Pemerintah sempat mengajukan usul Pemilu dilaksanakan pada 15 Mei.

Berita Terkait : DPR: Sebaiknya Pemerintah Dan KPU Sepakat Dulu

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) sepakat dengan usulan KPU yang meminta pemilu 2024, karena dinilai sebagai pilihan paling tepat. Hal ini diungkap Ketua Dewan Pimpinan Pusat Bidang Ideologi dan Kaderisasi PDIP, Djarot Saiful Hidayat.

“Sesuai Undang-Undang, KPU punya kewenangan menetapkan jadwal Pemilu setelah berkoordinasi dengan Pemerintah dan DPR. PDIP setuju dengan jadwal KPU,” katanya, saat berbincang dengan Rakyat Merdeka, kemarin.

Berita Terkait : Tumben, Banteng Dan Demokrat Kompak

Anggota Komisi II DPR telah mendengar, KPU menyurati DPR, meminta menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) digelar 7 Desember mendatang terkait jadwal Pemilu 2024. “Paling tepat, memang sebelum reses. Jangan berlarut-larut lagi. Supaya prosesnya berjalan lancar,” lanjut Djarot.

Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta ini setuju, Pemilu berlangsung 21 Februari 2024 karena beratnya beban KPU sebagai penyelenggara. Jika hari-H Pemilu Serentak 2024 diundur ke 15 Mei 2024, dia menilainya terlalu mepet. Apalagi rencananya, KPU akan membuka pendaftaran calon kepala daerah jalur perseorangan pada Mei 2024. “Harus ada spare waktu,” terangnya.

Berita Terkait : Junimart Girsang: Jadwal Pemilu 2024 Mutlak Di Tangan KPU

Sementara Wakil Sekretaris Jenderal Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Luqman Hakim mengatakan, sejak awal, partainya memang kompak dengan PDIP. Dia rapat konsultasi penetapan jadwal Pemilu 2024 dilakukan sebelum masa reses Desember 2021, dan dihadiri lengkap oleh KPU, Bawaslu, Kemendagri dan DKPP. “Biar KPU segera memutuskan jadwal resmi pemungutan suara,” kata Luqman kepada Rakyat Merdeka.
 Selanjutnya