Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Sebelumnya
Sebelumnya, Ketua Umum PSI Giring Ganesha mundur dari pencapresannya pada Pilpres 2024. Partai berlogo tangan mengepal itu memilih mendorong tokoh nonkadernya untuk nyapres.
“PSImelakukan sebuah ikhtiar Rembuk Rakyat Mencari Penerus Jokowi. DPP PSI meminta seluruh pengurus turun ke bawah, mendengarkan suara rakyat,” ujar Giring melalui siaran persnya.
Baca juga : Makan Konate Siap Kerja Keras Angkat Persija Ke Papan Atas
Ada sembilan nama tokoh yang didorong PSI. Yakni, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak, Menteri BUMN Erick Thohir, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Menko Polhukam Mahfud MD, Panglima TNI Muhammad Andika Perkasa.
Kemudian, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Mendagri Tito Karnavian, Presenter Najwa Shihab dan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati.
Baca juga : Tekan Angka Kecelakaan, Jasa Raharja Gencarkan Edukasi
Nama-nama itu merupakan resapan suara rakyat yang dilakukan PSI menemui para tokoh muda, agama, guru, akademisi hingga pengusaha.
“Di PSI, kami membangun tradisi untuk mendengar suara rakyat, kedaulatan tertinggi di dalam politik,” sebutnya.
Baca juga : Tingkatkan Kualitas Layanan, BSI Resmikan Call Site Semarang
Mantan vokalis grup band Nidji ini menilai, sembilan nama ini dianggap mampu melanjutkan politik kesejahteraan, politik bersih dan politik keterbukaan. Rencananya, sembilan bulan ke depan, PSI bakal turun ke masyarakat untuk mendengarkan pendapat mereka tentang para kandidat itu. [BSH]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya