Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Sebelumnya
“Jangankan tiga tahun, satu hari saja ada upaya yang melanggengkan kekuasaan tanpa dipilih langsung rakyat, artinya tidak ada mandat dan legitimasi, sesungguhnya dia menabrak konstitusi dan amanah reformasi,” kata AHY, mengutip SBY.
Menurutnya, jika upaya ini terus dilakukan, misalnya dengan amandemen konstitusi, maka akan terbuka kotak pandora. Dampaknya, presiden bisa sampai 4 periode dan bahkan seumur hidup.
Baca juga : Ramadan Dan Paskah Momen Tabur Kasih Dan Toleransi
Karenanya, sejak awal Demokrat menolak semua permufakatan jahat dilakukan segelintir elite untuk melanggengkan kekuasaan.
Diingatkan AHY, penguasa yang lupa turun tahta, rakyat akan mengoreksinya dan akan turun tanpa kehormatan.
Baca juga : RUU TPKS Gol, Menteri Bintang Apresiasi Semua Pihak
Dalam kontemplasinya, SBY juga meminta seluruh kader tidak pakai cara politik kotor. Kader wajib tetap memegang teguh moral dan etika.
Dalam kesempatan itu, SBY menyerahkan lukisan karyanya kepada AHY. Lukisannya pemandangan. Ada dua gunung tinggi dan bukit hijau menjulang. Nampak dua orang tengah mengibarkan bendera Merah Putih dan di bawahnya bendera Partai Demokrat.
Baca juga : Salurkan BLT Minyak Goreng, PT Pos Pakai Cara Efektif Dan Efisien
Ada dua makna dari lukisan tersebut. Diungkapkan SBY, pertama, merah putih berkibar paling tinggi, Demokrat berkibar di bawahnya tak terlalu tinggi. Maknanya, kepentingan bangsa dan negara harus diletakkan di atas kepentingan partai.
Makna kedua, lanjut SBY, jika ingin Demokrat tinggi, kader harus berjuang keras mendaki gunung dan bukit untuk mengibarkan panji Demokrat. [FAQ]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya