Dewan Pers

Dark/Light Mode

Tanggapi Survei Litbang Kompas

Demokrat Tuding Pemerintah Kurang Sensitif Sama Rakyat

Rabu, 27 April 2022 07:35 WIB
Juru Bicara DPP Partai Demokrat, Herzaky Mahendra Putra. (Foto: Istimewa)
Juru Bicara DPP Partai Demokrat, Herzaky Mahendra Putra. (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Partai Demokrat geregetan membaca hasil survei Litbang Kompas terkini tentang penanganan masalah kebutuhan pokok di bulan Ramadan. Hasilnya menyebutkan, Pemerintah dinilai lebih fokus membangun Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, ketimbang kondisi ekonomi rakyat.

“Menyedihkan,” sesal Juru Bicara DPP Partai Demokrat, Herzaky Mahendra Putra kepada Rakyat Merdeka, kemarin.

Berita Terkait : Jaga Situasi Terkendali Pada Masa Mudik, Pemerintah Perpanjang PPKM

Kepala Badan Komunikasi Strategis (Bakomstra) DPP Partai Demokrat ini mengatakan, hasil survei ini adalah bentuk protes halus masyarakat terhadap Pemerintah. Dia menilai, Pemerintah masih abai terhadap sulitnya kondisi ekonomi masyarakat. “Masyarakat sepertinya tidak tahu harus seperti apalagi memperingatkan Pemerintah untuk lebih peduli dengan kesulitan yang masyarakat alami,” katanya.

Partai Demokrat mencatat, di medio empat bulan ke belakang, rakyat dibiarkan kebingungan dan menderita akibat kelang­kaan dan lonjakan harga bahan bakar minyak (BBM), kenaikan harga sembako seperti minyak goreng dan berbagai kebutuhan sehari-hari.

Berita Terkait : Tim Penggerak PKK Salurkan Bantuan Pemerintah Di Tapos Depok

Parahnya, di tengah kondisi terseoknya ekonomi rakyat yang berupaya bangkit dari pandemi, justru Pemerintah terlihat sibuk dengan rencana pembangunan IKN, hingga belakangan geger isu tidak produktif ihwal perpanjangan masa jabatan tiga periode. “Pemerintah terlihat lebih sibuk dengan agendanya sendiri, yang tidak memiliki dampak langsung terhadap perbaikan kondisi ekonomi rakyat,” tegasnya.

Padahal, kata dia, tugas utama Pemerintah itu bukanlah memindahkan maupun membangun Ibu Kota baru, apalagi memperpanjang masa jabatan. Tetapi, memenuhi kebutuhan dasar rakyat adalah tugas utama Pemerintah.

Berita Terkait : Demokrat Optimis Banget Juara Satu Di Jawa Barat

Lebih jauh lagi, politisi jebolan Universitas Indonesia ini menuding, Pemerintah saat ini sudah kehilangan sensitifitasnya. “Pemerintah harus intropeksi diri dan menata ulang kembali prioritasnya,” pungkasnya.

Sebelumnya, Lembaga Survei Litbang Kompas merilis survei bertajuk penanganan masalah kebutuhan pokok pada di bulan puasa. [BSH]