Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Sebelumnya
Keduanya, kata Budyatna, akan menjadi bahan ejekan dan tertawaan masyarakat. Di saat itu, Fadli dan Andre juga akan tahu bagaimana rasanya berada di posisi objek kritik.
Bagaimana dengan kinerja? Kata Budyatna, itu urusan nanti. Yang pasti, pilihan untuk membentuk kabinet rekonsiliasi bisa menjadi jalan tengah demi mencegah meruncingnya polarisasi akibat perbedaan politik di kalangan akar rumput.
Terbentuknya kabinet rekonsiliasi amat mungkin terjadi, lantaran mayoritas partai dari kubu pemerintahan dan kubu oposisi tidak memiliki perbedaan garis ideologi mencolok.
Baca juga : Tumpang Sari Kopi dan Jahe Menguntungkan
Pengamat komunikasi politik Universitas Paramadina, Hendri Satrio, berpandangan sama. Kata dia, bisa saja Fadli dan Andre jadi menteri. “Bagus bagus aja. Mereka pasti bisa menenangkan pendukungnya,” ujar Hendri kepada Rakyat Merdeka, tadi malam.
Namun, dia mengingatkan, terlalu kuno bila rekonsiliasi hanya diartikan bagi-bagi kursi menteri. Harus ada hal inovatif dari pemerintahan Jokowi bila memang memiliki semangat rekonsiliasi. “Misalnya, menerapkan beberapa ide Prabowo-Sandi ke pemerintahan,” tuturnya.
Nama Fadli Zon sendiri pernah dimunculkan politisi PDIP Maruarar Sirait beberapa waktu sebelum hari pen coblosan Pemilu 2019. Waktu itu, Maruarar menyatakan bakal meminta Jokowi merekrut Fadli sebagai menteri jika memenangi Pilpres 2019.
“Saya berharap Jokowi menang. Dan berdoa, kalau bisa Fadli Zon jadi men terinya Jokowi, Fahri Hamzah jadi menterinya Jokowi. Itu harapan saya,” kata politisi yang akrab disapa Ara itu.
Di jagat Twitter, warganet juga ramai membahas kemungkinan Fadli dan Andre jadi menteri. Reaksinya be ragam. Kebanyakan, baik warganet kubu 01 maupun 02, menolak.
“Aku mau nangis memang kalau Fadli Zon jadi menteri. Kelakuannya sekarang saja sudah memberi pelajaran jelek kepada generasi muda tentang berpolitik yang santun, beretika dan jurdil. Apa lagi jadi menteri. Hu hu hu hu,” cuit @MaharibuHanisu.
Baca juga : PDIP Siapkan Kadernya Untuk Calon Menteri
“Saya juga tidak setuju kalau orang dari kualisi masuk jadi menteri. Kualitasnya gak bagus,” imbuh @bam bangirw2. “Usul pak! Menteri Koordinasi Bidang Pelestarian, Pemberdayaan Komunikasi serta Edukasi, khusus Ikan Buntal: Fadli Zon,” sambar @wizart3d. [OKT]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya