Dewan Pers

Dark/Light Mode

Soal Presidential Threshold

Partai Garuda: Jangan Ada Maling Teriak Maling

Selasa, 12 Juli 2022 10:19 WIB
Waketum Partai Garuda Teddy Gusnaidi. (Foto: Ist)
Waketum Partai Garuda Teddy Gusnaidi. (Foto: Ist)

 Sebelumnya 
Kemudian aturan soal Kemudian aturan soal presidential threshold diubah menjelang Pilpres 2009. Saat itu pasangan capres-cawapres dapat diajukan oleh partai politik atau gabungan partai politik yang memiliki sekurang-kurangnya 25 persen kursi di DPR atau 20 persen suara sah nasional dalam Pemilu Legislatif.

Berita Terkait : Berharap Nama-nama Capres Berwarna, Supaya Ada Pilihan

Aturan mengenai presidential threshold berubah lagi pada Pemilu 2019. Dalam Pasal 222 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum disebutkan, pasangan calon diusulkan oleh partai politik atau gabungan partai politik peserta pemilu yang memenuhi persyaratan perolehan kursi paling sedikit 20 persen dari jumlah kursi DPR atau memperoleh 25 persen dari suara sah secara nasional pada pemilu anggota DPR sebelumnya. ■