Dewan Pers

Dark/Light Mode

Fraksi PKS Ajak Ormas Islam Kolaborasi Bahas Prolegnas 2023

Jumat, 30 September 2022 15:04 WIB
Foto: Ist.
Foto: Ist.

RM.id  Rakyat Merdeka - 2023 Ketua Fraksi PKS DPR Jazuli Juwaini, mengajak organisasi masyarakat (ormas) Islam untuk senantiasa berkolaborasi bersama Fraksi PKS dalam membahas setiap rancangan undang-undang di parlemen, khususnya yang menyangkut isu keumatan dan kebangsaan. 

Hal itu disampaikannya dalam Forum Group Discussion (FGD) Silaturahim dan Dialog Program Legislasi Nasional tahun 2023 bersama Ormas Islam dan Tokoh di Ruang Meeting Fraksi PKS DPR RI, Senayan, Jakarta. 

Berita Terkait : Kemenpora-RRI Kolaborasi Semarakkan HSP 2022

Hadir dalam acara ini para pimpinan ormas Islam. Sementara dari Fraksi PKS hadir Sekjen PKS Aboe Bakar Alhabsyi, Ketua Fraksi Jazuli Juwaini, Anggota Fraksi PKS Almuzammil Yusuf, Abdul Fikri Faqih, Bukhori Yusuf, Fahmy Alaysdros, dan Nur Hasan Zaidi.

"Saya mengapresiasi kehadiran organisasi masyarakat Islam di Fraksi PKS. Kami, Fraksi PKS, terbuka untuk berkomunikasi guna membahas isu keumatan, kerakyatan, dan kebangsaan bersama simpul-simpul masyarakat yang ada di Republik Indonesia, termasuk ormas-ormas Islam," ujar Jazuli, dikutip Jumat (30/9). 

Berita Terkait : Menteri PPPA Ajak Dunia Ciptakan Setara Bagi Perempuan

Anggota Komisi I DPR RI ini pun menyebut bahwa ormas-ormas Islam, yang merupakan representasi dari umat, adalah bagian dari Fraksi PKS. Jazuli bahkan menegaskan PKS ini milik seluruh ormas Islam dan komponen bangsa lainnya.

"Fraksi PKS adalah perwakilan umat di parlemen. Kami menilai ormas Islam adalah simpul yang tak terpisahkan dari Fraksi PKS. PKS ini milik bapak/ibu sekalian," ungkapnya.

Berita Terkait : Ratas Di Istana, Presiden Bahas Persiapan Piala Dunia FIFA 2023

Oleh sebab itu, Jazuli meminta nasehat, arahan dan masukan dari ormas-ormas Islam dalam pembahasan RUU yang masuk dalam Program Legislasi Nasional 2023.

"Fraksi PKS ingin mendengar nasihat-nasihat dari ormas Islam guna mendapatkan perspektif yang lebih jernih dan komprehensif. Silakan, PKS sangat terbuka untuk mendapat masukan, bahkan kritik," pungkasnya. ■