Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Sebelumnya
“Assalamualaikum, apa kabar Aceh? sapa OSO. “Baik Pak OSO,” jawab massa, riuh sambil bertepuk tangan. “Ini (antusiasme peserta) membuat saya semakin bersemangat mengikuti jalan santai,” katanya, menimpali.
Selain wadah silaturahmi, kegiatan itu juga bertujuan untuk menjaga kesehatan dan kebugaran masyarakat. Menurutnya, kesehatan merupakan salah satu modal untuk meraih kesuksesan, kesejahteraan, serta pembangunan daerah.
“Saya berharap, masyarakat Aceh semakin maju dan berperan dalam kemajuan Indonesia. Tidak ada Indonesia maju dan sejahtera, kalau daerah-daerah yang ada di dalamnya belum sejahtera,” tegas OSO.
Sebelum melepas peserta Jalan Sehat Hati Nurani, OSO memberi wejangan kepada masyarakat, utamannya kepada anak muda atau kaum milenial. “Jangan sekali-sekali anak-anakku, milenial, kualat sama ibu. Jangan sekali-sekali kualat sama wanita,” pesannya.
Baca juga : Wapres Puji Komitmen Dan Kontribusi BI Dalam Ekonomi Syariah
Usai mengibarkan bendera start, OSO pun turun dari panggung. Ia ikut berjalan bersama ribuan massa tanpa ada skat. OSO begitu happy, berdampingan tanpa ada jarak sedikitpun dengan masyarakat.
Di sela acara, OSO meladeni sejumlah pertanyaan awak media. Ketua Umum partai bernomor 10 itu pun kembali menegaskan dukungannya terhadap kemajuan dan pembangunan di seluruh daerah.
Ia menilai, Aceh memiliki sejumlah infrastruktur dan prasyarat untuk maju, bahkan menopang ekonomi bangsa. Sehingga, keberadaan dan kontribusinya sangat penting untuk kemajuan Indonesia.
Syaratnya, masyarakat Aceh harus memilih pemimpin yang tepat dan berpihak kepada daerah. “Ini bukan daerah sentris. Kita tidak meragukan komitmen dan kecintaan Aceh terhadap NKRI. Namun, Aceh butuh pemimpin yang pro daerah, kalau itu tercapai pasti makmur,” tegas dia.
Baca juga : Jokowi: Kalau Setiap Pemilu Saling Benci, Kapan Indonesia Jadi Bangsa Besar?
Kata OSO, hubungan baik Aceh dengan Pemerintah Pusat juga harus terus dikembangkan. Sebab, Aceh membutuhkan dukungan finansial, untuk membantu masyarakat dan berbagai sektor perokonomian lainnya, agar terus berkembang.
“Sektor-sektor yang belum kuat, harus disubsidi dong. Setelah masyarakat dan sektor usaha mampu bersaing, pemerintah baru bisa melepas mereka untuk menghadapi persaingan global,” tambahnya.
Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Hanura Aceh, Ibnu Rusdi mengatakan, kegiatan jalan sehat ini bertujuan untuk merajut ukhuwah sesama kader partai. Di sisi lain juga menciptakan suasan gembira bersama masyarakat.
Ibnu menyebutkan kegiatan ini terdapat berbagai doorprize kepada peserta jalan sehat. Mulai dari paket umrah, motor listrik, kulkas, hingga mesin cuci. Sehingga bukan hanya dapat keringat, warga juga berkesempatan mengisi perabotan rumah tangga.
Baca juga : Selular Media Network: Operator Telekomunikasi Topang Perekonomian Digital
Baginya, kegiatan yang dihadiri OSO memberikan energi positif dalam merajut konsolidasi internal partai. Sehingga memantapkan semangat perjuangan jelang Pemilihan Umum 2024. “Ini adalah energi positif untuk kita semua,” pungkas Ibnu.
Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Selasa 7/11/2023 dengan judul OSO: Aceh Punya Potensi Topang Ekonomi Bangsa
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya