Dark/Light Mode

Nggak Kebayang, Seperti Apa Nanti Debat Ma’ruf Vs Sandi

Sabtu, 19 Januari 2019 07:06 WIB
Cawapres No urut 1 KH Maruf Amin (kiri) dan Cawapres No urut 2 Sandiaga Uno (kanan). (Foto: Dwi Pambudo/Rakyat Merdeka)
Cawapres No urut 1 KH Maruf Amin (kiri) dan Cawapres No urut 2 Sandiaga Uno (kanan). (Foto: Dwi Pambudo/Rakyat Merdeka)

 Sebelumnya 
Ma’ruf tampaknya mengetahui apa yang menjadi catatan. Karena itu selepas debat perdana, dia mengaku sudah menyiapkan diri untuk melawan Sandi. Saat ini Ma’ruf masih dalam tahap pengumpulan bahan-bahan yang dapat menjadikan data pendukung. “Sekarang ini tahapnya mengumpulkan bahan,” kata Ma’ruf di kediamannya, kemarin.

Menurut Ma’ruf, kesulitan yang ia hadapi adalah perlu menjelaskan kebijakan-kebijakan pada periode pertama kepemimpinan Jokowi, yang mana ia tak terlibat dalam perumusannya. Selebihnya, mantan Rais Aam Nahdlatul Ulama ini, mengatakan akan mempelajari pertanyaan yang akan diberikan oleh KPU seperti sebelumnya.

Baca juga : SBY Memilih Nonton Debat Capres Di Rumah

Sementara Sandi tampaknya tak terlalu khawatir. Kemarin, eks wagub DKI ini sudah melanjutkan kunjungan kerjanya ke Sukabumi, Jawa Barat. Di sana, Sandi sempat mampir ke warung sate Haji Mamat. Warung ini memang terkenal. Para pejabat dan tokoh yang berkunjung ke Sukabumi pasti mampir ke warung ini. Di dalam warung terpajang para foto pejabat yang pernah mampir. Satu di antaranya adalah Presiden Jokowi.

“Satenya enak banget. Menjadi langganan banyak orang. Saya tadi lihat juga ada foto Pak Jokowi. Mudah mudah-mudahan dapat rejekinya Pak Jokowi juga nih kita terpilih, amin,” kata Sandi yang disambut warga yang berkumpul.

Baca juga : Jelang Debat, Jokowi-Maruf Mantul

Pengamat Politik dari Universitas Negeri Jakarta Ubedilah Badrun mengatakan, salah satu yang paling disorot dalam debat kemarin adalah sedikitnya porsi berbicara Ma’ruf Amin. Selain itu, komunikasi terjalin antara keduanya terlihat kurang.

“Keduanya terlihat kurang kompak, tidak menunjukkan pembagian waktu yang baik, jadi seperti tidak dipersiapkan sebelumnya. Seperti saat Pak Ma’ruf bilang cukup, padahal masih ada waktu. Ini sangat disayangkan,” kata Ubedilah, kemarin.

Baca juga : Bagasi Berbayar Adalah Kenaikan Tarif Pesawat Terselubung

Sedangkan pasangan Prabowo-Sandi, dia melihat lebih cair. Terlebih saat gerakan Sandi memijat Prabowo yang membuat seisi gedung tertawa. “Harusnya petahana lebih bisa berselancar dalam debat kemarin, apalagi udah punya data dan banyak yang dikerjakan,” jelasnya. Hal lain yang dia amati adalah, Jokowi sebagai petahana beberapa kali menunjukkan ekspresi emosionalnya. Beberapa kali intonasi suara mantan Walikota Solo itu juga meninggi. [BCG]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.