Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Terkait Jabatan Strategis
PDIP Klaim Utamakan Kader Yang Berkualitas
Selasa, 4 Agustus 2020 12:45 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto memberikan garansi alias bertanggung jawab kepada masyarakat, ihwal kadernya yang menjadi pejabat.
Ia mengklaim, partainya mengutamakan kader berkualitas untuk menempati jabatan strategis. “PDIP bertanggung jawab atas kualitas kader yang ditempatkan. Partai memiliki aturan disiplin ketat dan PDIP bergerak secara terbuka,” ujar Hasto di Jakarta, kemarin.
Baca juga : Terapkan WFH, PLN Tegaskan Kelistrikan Aman Terkendali
Hasto menjelaskan, kader Banteng dimodali mental yang kuat. Terpenting, taat kepada aturan main dan juga fairness atau keadilan. Pun, partai berkirim surat kepada kader untuk aktif mencermati peluang di jabatan strategis baik di masyarakat maupun pemerintahan.
Kelebihan PDIP, menurut Hasto, salah satunya adalah identitas partai kader yang memiliki akar kuat di tingkat grassroots. Sebagai partai wong cilik, PDIP melakukan pendidikan dan kaderisasi politik sebagai syarat penempatan kader partai dari tingkat RT, RW, desa, kecamatan, kabupaten/kota, provinsi, hingga di tingkat nasional, bahkan internasional.
Baca juga : Semua Kegiatan PDIP Dilakukan Serba Online
Hasto menegaskan, PDIP sebagai partai berkepentingan untuk melakukan rekrutmen anggota. Tanpa terkecuali. Termasuk dari kalangan profesional maupun tokoh masyarakat.
Setelah seseorang menjadi anggota PDIP, direkrut partai, maka diwajibkan mengikuti kaderisasi kepemimpinan secara berjenjang. “Demokrasi itu membuka ruang kontestasi melalui pemilu. Partai yang menang pemilu, di mana pun tradisi demokrasi di seluruh dunia, maka menempatkan kader-kadernya pada jabatan strategis,” tegasnya.
Baca juga : Menkumham : Pemanfaatan Sistem IT Mudahkan Pendaftaran KI dan Berantas Pungli
Jadi, kata Hasto, ketika partai menginstruksikan kadernya untuk ikut kontestasi di pengawas desa atau dalam Program Keluarga Harapan (PKH), aktif dalam bela negara, dan aktif melibatkan diri dalam kepengurusan formal kemasyarakatan, itu bagian dari fungsi utama dan bagian dari tradisi demokrasi yang dijalankan partai. (BSH)
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya