Dark/Light Mode

Pernyataannya Sering Rugikan Partai

Ferdinand Minggat Untungkan Demokrat

Jumat, 16 Oktober 2020 05:43 WIB
Ferdinand Hutahaen. (Istimewa)
Ferdinand Hutahaen. (Istimewa)

 Sebelumnya 
Hal senada juga disampaikan Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia Adi Prayitno. Dia berkelakar, jangan-jangan Ferdinand sudah lelah berperan sebagai oposisi pemerintahan Jokowi-Kiai Ma’ruf Amin.

“Meski di Demokrat selama ini sikapnya selalu pro pemerintah. Namun kini Demokrat selalu kritis. Jadi oposisi itu tak nyaman karena berjalan di tempat yang sunyi,” ujar Adi kepada Rakyat Merdeka, kemarin.

Menurutnya, tidak ada yang istimewa dari mundurnya Ferdinand. Bahkan, rakyat pun sudah faham tentang politisi kutu loncat itu berpartai bukan semata perjuangan ideologi. Tetapi soal kepentingan dan keuntungan.

Kalau nantinya Ferdinand pindah ke partai penguasa atau masuk ke barisan pemerintah, dia bukanlah siapa-siapa. Kecuali, jika pindahnya ke Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang saat ini berperan keras sebagai oposisi.

Baca juga : Gubernur Sumatera Barat Perintahkan Perbanyak Tracing Dan Testing

“Kecenderungan orang pindah dari partai oposisi ke partai lain, apalagi ke partai penguasa, sudah jadi fenomena biasa di Indonesia. Yang menarik kalau Ferdinand pindah dari Demokrat gabung PKS misalnya. Itu baru sesuatu banget,” tutupnya.

Sebelumnya, Ferdinand mencuitkan keputusannya mundur dari Partai Demokrat melalui akun Twitter pribadinya. Dia mengatakan alasan mundur karena merasa berbeda prinsip dengan arah politik Partai Demokrat.

“Kalau sekarang pun saya akan pergi dari Partai Demokrat, itu juga karena soal prinsip dan keyakinan politik, jalan politik kebangsaan yang saya yakini. Terlepas apakah saya salah atau benar dengan prinsip yang saya yakini,” ujar Ferdinand melalui akun Twitter @FerdinandHaean3.

Dia juga menyampaikan akan mendukung pemerintah setelah memutuskan meninggalkan Partai Demokrat. Ferdinand menjelaskan, dukungannya pada pemerintah bukan semata-mata karena pribadi Presiden Joko Widodo saja.

Baca juga : Dukung Jokowi, Ferdinand Hengkang Dari Demokrat

Sebelumnya, Kepala Badan Komunikasi Strategis (Bakomstra) DPP Partai Demokrat Ossy Dermawan menyatakan, Partai Demokrat mengikhlaskan kepergian Ferdinand dan berterima kasih atas pengabdian dan kebersamaannya selama lebih kurang empat tahun ini.

“Semoga Ferdinand sukses menjalani aktivitasnya di medan pengabdian yang baru untuk Nusa dan Bangsa,” katanya.

Hal senada disampaikan Wasekjen Partai Demokrat, Renanda Bachtar. “Semoga Ferdinand sukses di pengabdiannya yang baru, di mana pun itu. Kita sangat menghargai keputusan FH keluar dari Demokrat,” ucapnya.

Namun Renanda enggan mendalami penyebab Ferdinand mundur dari Partai Demokrat. Termasuk, tentang isu mundurnya Ferdinand lantaran berbeda sikap dengan Partai Demokrat ihwal UU Ciptaker.

Baca juga : Partai Ka`bah Memanas, Saling Serang, Saling Bela

“Hanya Ferdinand sendiri yang bisa menjelaskan. Kita semua di Partai Demokrat sepandangan. Kecuali Ferdinand,” ujarnya. [REN]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.