Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
AHY: Harusnya Pihak KLB yang Minta Maaf Kepada Presiden Jokowi
Minggu, 4 April 2021 20:32 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Ketua Umum (Ketum) Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono didesak kubu Moeldoko meminta maaf kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Menanggapi desakan itu, AHY menyatakan tak akan melakukannya. Kenapa? "Yang kami lakukan adalah melakukan klarifikasi ke pemerintah, sehingga tak perlu meminta maaf," ujar AHY, di Semarang, Minggu (4/4).
Baca juga : Moeldoko Cs Harus Minta Maaf Ke Rakyat Dan Presiden
Putra sulung eks Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu menyatakan, dirinya tak pernah menuduh pemerintah ikut andil dalam kisruh internal partai berlambang bintang mercy itu.
Justru, dia menyurati Presiden Jokowi agar tidak terkena fitnah terkait Kongres Luar Biasa (KLB) yang dilakukan Moeldoko cs.
Baca juga : Gelar Konpers Di Hambalang, Demokrat Kubu Moeldoko Minta Maaf Ke Jokowi
Karena itu AHY menilai, seharusnya, Moeldoko cs yang meminta maaf. "Karena pihak KLB membuat keonaran dan mempertontonkan politik yang tidak pantas," tegasnya.
AHY mengaku sudah berterima kasih secara langsung kepada Presiden Jokowi usai pemerintah menolak hasil KLB.
Baca juga : Politikus Golkar Ini Minta Stop Wacana Presiden Jokowi 3 Periode
"Saya tanggal 31 Maret kemarin setelah mendengarkan penjelasan Kemenkumham langsung kirim pesan ke Presiden mengucapkan terima kasih. Keputusan tersebut merupakan kabar baik bagi demokrasi di Indonesia," tandas eks calon gubernur DKI Jakarta tahun 2017 ini. [OKT]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya