Dark/Light Mode

Catatan: H Mochtar Mohammad

Erick Tohir Muncul Di Setiap Poros Pilpres 2024

Senin, 19 April 2021 20:44 WIB
H Mochtar Mohammad, Ketua Deklarasi Presiden Tahun 2009 Capres dan Cawapres Megawati–Prabowo. [Foto: Anggita Muslimah/Kompas.com]
H Mochtar Mohammad, Ketua Deklarasi Presiden Tahun 2009 Capres dan Cawapres Megawati–Prabowo. [Foto: Anggita Muslimah/Kompas.com]

 Sebelumnya 
Poros keempat, yakni Poros Brawijaya (Jusuf Kalla). Poros kali ini diisi oleh Partai Golkar yang memiliki 85 kursi di Parlemen. Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla masih menjadi poros Pilpres 2024. Kedekatannya dengan Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh bisa menjadi pertimbangan terbentuknya poros keempat ini.

Jusuf kalla maupun Surya Palloh, keduanya sama-sama pernah tergabung di Partai Golkar, sebelum Surya Paloh kemudian mendirikan Partai NasDem pada 2011.

Baca juga : Laba Bank Mandiri Rp 10,3 Triliun Di Semester I-2020

Partai NasDem yang memiliki 59 kursi di DPR, bila digabungkan dengan Golkar, akan berjumlah 144 kursi. Nama utama yang mencuat adalah mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto, hingga Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.

Selain nama-nama di atas, nama Ridwan Kamil juga bisa menjadi calon dari Partai Golkar, karena melihat saat ini dirinya telah menjadi Ketua Kosgoro, sayap dari Partai Golkar.

Baca juga : PAN Siapkan Tiga Tokoh Bakal Maju Pilpres 2024

Kemudian nama yang terus muncul pada setiap poros adalah Menteri BUMN, Erick Thohir. Mungkin dapat diindikasikan, ada bargaining politik terkait jabatannya sebagai Menteri BUMN, sehingga dirinya masuk dalam daftar nama calon capres dan calon cawapres di setiap poros. (*)

[Catatan H Mochtar Mohammad, Ketua Deklarasi Presiden Tahun 2009 Capres dan Cawapres Megawati–Prabowo]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.