Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Catatan: H Mochtar Mohammad
Erick Tohir Muncul Di Setiap Poros Pilpres 2024
Senin, 19 April 2021 20:44 WIB
Sebelumnya
Jika melihat kemesraan Partai Gerindra ke belakang, maka koalisi dengan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mungkin saja bisa berulang kembali. Saat ini PKS memiliki 50 kursi di DPR. Jika partai lain harus bergabung dengan Poros Hambalang, maka partai yang mungkin adalah Partai Persatuan Pembangunan (PPP).
Kedekatan kader Gerindra, Sandiaga Uno dan Ketua Umum PPP, Suharso Manoarfa bisa menjadi kunci merapatnya kubu PPP ke Poros Hambalang.
PPP saat ini memiliki 19 kursi di DPR. Jika ketiga partai sepakat membentuk koalisi, akan berjumlah 144 kursi. Dari ketiga partai tersebut, kemungkinan besar nama capres dan cawapres yang muncul adalah Prabowo Subianto, Sandiaga Uno, kemudian Presiden PKS Ahmad Syaikhu, Ketua Umum PPP Suharso Manoarfa, serta Menteri BUMN Erick Tohir, juga bisa masuk dalam Poros Hambalang.
Baca juga : Laba Bank Mandiri Rp 10,3 Triliun Di Semester I-2020
Untuk Partai Persatuan Pembangnan (PPP) bisa saja bergeser dengan Poros Teuku Umar, mengingat kedekatan Ibu Hj Megawati Soekarno Putri dengan Ketua Umum PPP, Soeharso Monarfa.
Poros ketiga, adalah Poros Cikeas (SBY). Kubu Cikeas dengan Partai Demokrat nampaknya telah mempersiapkan putra mahkota sebagai calon presiden atau calon wakil presiden di 2024. Namun saat ini, Partai Demokrat hanya memiliki 54 kursi di DPR.
Poros Cikeas ini membutuhkan partai lain untuk dapat berkoalisi jika ingin mencalonkan diri sebagai calon presiden atau wakil presiden. Partai yang sangat mungkin bersama dengan Poros Cikeas adalah Partai Amanat Nasional (PAN).
Baca juga : PAN Siapkan Tiga Tokoh Bakal Maju Pilpres 2024
Faktor Hatta Rajasa yang berbesanan dengan SBY, bisa menjadi koalisi yang terus berulang pada setiap pemilihan presiden. Saat ini PAN memiliki 44 kursi di DPR. Jika Demokrat dengan PAN berkoalisi, poros ini tetap tidak memenuhi ambang batas pencalonan calon presiden.
Dibutuhkan setidaknya satu partai lain yang ikut bergabung. Bisa saja poros ini menjadi perhatian Cak Imin (Muhaimin Iskandar) sebagai Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) untuk ikut bergabung.
Adanya faktor kedekatan Cak Imin dengan SBY pada masa dualisme Partai Kebangkitan Bangsa, bisa menjadi ikatan yang dirajut kembali. Jika dengan PKB yang memiliki 54 kursi, maka Poros Cikeas akan berjumlah 152 kursi (Demokrat, PAN, PKB).
Baca juga : Zul Disentil Amien, Dikepret RR
Nama Capres dan Cawapres yang kemungkinan besar muncul dari poros ini adalah Agus Harimurti Yudohoyono (AHY), Hatta Rajasa atau Zulkifli Hasan, Muhaimin Iskandar (Cak Imin), hingga Erick Thohir juga bisa masuk pada poros ini.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya