Dark/Light Mode

Resmikan Media Center

Anis Matta Bidik Satu Juta Kader Gelora Di Oktober 2021

Rabu, 5 Mei 2021 04:50 WIB
Ketua Umum Partai Gelora Indonesia Anis Matta. (Dok. RM.id)
Ketua Umum Partai Gelora Indonesia Anis Matta. (Dok. RM.id)

RM.id  Rakyat Merdeka - Partai Gelora (Gelombang Rakyat) Indonesia kian agresif merekrut kader agar bisa mendulang suara sebanyak-banyaknya pada pemilu 2024. Tak tanggung-tanggung, partai baru ini membidik 1 juta kader pada Oktober 2021.

Untuk merealisasikan target tersebut, pengurus dan kader Partai Gelora ditugaskan bisa mendapatkan/merekrut 2.000 kader di tiap kabupaten/kota.

"Angka rekrutmen ini bisa mencapai 1 juta pada bulan Oktober 2021 mendatang. Mudah-mudahan Ramadan ini doa kami dikabulkan," kata Ketua Umum Partai Gelora Indonesia Anis Matta dalam peresmian Gelora Media Center, di Jalan Taman Patra VI Kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (4/5/2021).

Anis Matta mengatakan, saat ini Partai Gelora sedang persiapan untuk memenuhi seluruh persyaratan verifikasi partai politik peserta pemilu yang akan dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada tahun depan.

Pihaknya menargetkan semua persyaratan tersebut sudah bisa diselesaikan tahun 2021, sehingga ketika waktu pelaksanaan verifikasi yang dilakukan KPU, partainya sudah siap menyerahkan semua persyaratan.

"Kami targetkan (persyaratan verifikasi parpol peserta pemilu) selesai tahun ini. Kami belum tahu apakah nanti ada verifikasi faktual atau tidak, karena melihat situasi pandemi Covid-19 saat ini masih terjadi," katanya lagi.

Berita Terkait : Target 1 Juta Kader, Ketum Gelora Anis Yakin Lolos Di KPU

Bagi Partai Gelora, ada berkah di balik Pandemi Covid-19. Sebab meski di tengah pandemi Covid-19, Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) tetap bisa mengesahkan kepengurusan Partai Gelora.

"Partai Gelora adalah partai pertama yang didaftar secara virtual dan disahkan secara virtual, kami percaya krisis itu bisa jadi peluang," katanya.

Menurut Anis Matta, salah satu transformasi paling penting akibat pandemi adalah negara dipaksa membangun infrastruktur digital. Oleh karena itu kata dia, Partai Gelora juga konsen membangun infrastruktur digital.

"Maka dari itu kami resmikan Gelora Media Center ini," paparnya.

Anis Matta mengungkapkan, saat ini, sudah banyak masyarakat dari berbagai lapisan yang bergabung dengan partai Gelora. Mereka tertarik dengan narasi Partai Gelora Indonesia yang bertekad membawa Bangsa Indonesia masuk dalam posisi kekuatan lima besar di dunia.

"Awalnya terlalu berat menjelaskannya (Narasi Partai Gelora) kepada masyarakat. Tapi setelah dijalankan ternyata tidak, justru mereka menerima dan langsung gabung bersama Gelora," kata Mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini.

Berita Terkait : Anis Matta Harap ASEAN Leaders Meeting Bisa Hentikan Kekerasan Di Myanmar

Ia pun bersyukur, dalam perkembangannya, Partai Gelora berjalan sesuai rencana.

Disebutkan, sebelum Ramadan 2021, kader Partai Gelora baru melakukan rekrutmen terhadap 100 ribu kader. Namun saat ini sudah mengalami penambahan yang signifikan.

"Sekarang sudah 163 ribu anggota. 163 ribu anggota kader Gelora ini realtime. Bisa dilihat di Gelora Media Center," imbuhnya.

Dijelaskan, melihat anggota kader Gelora ini seperti menonton angka-angka di Bursa (Bursa Efek Jakarta). "Ini satu kombinasi, kemampuan digital dan teritorial eksperimen yang kita uji coba, dan eksperimen ini menunjukan tanda-tanda keberhasilan."

Meski begitu, Anis Matta mengakui bahwa politik itu pada ujungnya nanti adalah pemilu dan semuanya ditentukan di Tempat Pemungutan Suara (TPS). 

"Untuk itu, kami terus memperbanyak jumlah kader dan memperkuat teritorial," tegas Anis.

Berita Terkait : Anis Matta Proyeksikan Perempuan Akan Semakin Eksis Di Pemilu 2024

Hadir sejumlah pejabat teras Partai Gelora Indonesia dalam peresmian Gelora Media Center. Diantaranya, Sekretaris Jenderal Partai Gelora Mahfuz Sidik, Ketua Bidang Hubungan Luar Negeri Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Partai Gelora Henwira Halim.

Ketua Bidang Pelayanan Masyarakat DPN Partai Gelora Styandari Hakim, dan Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Gelora Kaltim Hadi Mulyadi, yang juga Wakil Gubernur Kalimantan Timur. 

Hadi sebelumnya merupakan petinggi di PKS dan menjabat sebagai anggota majelis Dewan Syuro Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKS Periode 2015-2020. Sebelum menjabat sebagai Wagub Kaltim, Hadi sempat berkiprah menjadi Anggota DPR-RI. [FAZ]