Dark/Light Mode

KAMI Institute Harap Aksi 22 Mei Tak Tabrak Konstitusi

Selasa, 21 Mei 2019 15:17 WIB
Direktur Eksekutif Komunitas Milenial Ma’ruf Amin Untuk Indonesia Institute (KAMI Indonesia Institute) Rahmad Jabaril (Foto: Dok. Pribadi)
Direktur Eksekutif Komunitas Milenial Ma’ruf Amin Untuk Indonesia Institute (KAMI Indonesia Institute) Rahmad Jabaril (Foto: Dok. Pribadi)

RM.id  Rakyat Merdeka - Direktur Eksekutif Komunitas Milenial Ma’ruf Amin Untuk Indonesia Institute (KAMI Indonesia Institute) Rahmad Jabaril tidak terlalu mempermasalahkan rencana aksi penolakan hasil Pemilu dari kelompok-kelompok tertentu yang akan dilakukan 22 Mei besok. Dia hanya berharap, aksi tersebut dalam berjalan sesuai koridor hukum. 

"Kami rasa itu (aksi 22 Mei) merupakan bentuk kebebasan ekspresi yang tentunya diatur oleh konstitusi. Akan tetapi kami juga berharap bahwa aksi massa yang dilakukan secara konstitusional," harapnya, di Jakarta, Selasa (21/5).

Baca juga : Waspada, Jelang Lebaran Banyak Beredar Makanan Tak Layak Konsumsi

Untuk itu, Rahmad meminta kepada semua pihak yang akan melakukan aksi untuk tetap bergerak berdasarkan koridor undang-undang yang berlaku di wilayah kekuasaan Indonesia. 

"Harus melindungi proses aksi massa dari kemungkinan-kemungkinan diboncengi oleh kelompok-kelompok terlarang, yang juga berkeinginan mengganggu situasi keamanan nasional," jelasnya.

Baca juga : Kadin Berharap Aksi 22 Mei Berjalan Damai

Dia juga meminta semua pihak untuk mewaspadai pergerakan dari kelompok-kelompok yang anti terhadap konstitusi Negara dan ingin membuat berbagai macam tindakan inkonstitusional.

Organisasi relawan pendukung Cawapres Ma'ruf Amin ini juga meminta aparat kepolisian, baik TNI maupun Polri, untuk tegas kepada semua pihak yang sengaja melawan konstitusi negara. 

Baca juga : Itu Melenceng Dari Konstitusi

"Mendukung seluruh aparat keamanan, baik dari TNI maupun Polri, untuk mengambil tindakan tegas sesuai konstitusi negara pada setiap tindakan-tindakan inkonstitusional dari siapa pun. Yaitu pihak-pihak yang menginginkan terganggunya sitiuasi keamanan nasional," tegasnya. 

Dalam kesempatan sama, dia mengapresiasi kerja KPU dalam menyukseskan Pemilu 2019. Menurutnya, KPU sudah bekerja dengan baik. Diketahui, berdasarkan hasil rekapitulasi KPU, Capres-cawapres 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin menang telak atas Capres-cawapres 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno. Jokowi -Ma'ruf Amin menang dengan perolehan suara 55,5 persen, dan Prabowo-Sandi hanya 44,4 persen. [KAL]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.