Dark/Light Mode

Banteng Jateng Sayangkan Sikap Relawan Ganjar Pranowo

Selasa, 12 Oktober 2021 20:07 WIB
Wakil Bendahara DPD PDIP Jatenga, Dede Indra Permana Soediro
Wakil Bendahara DPD PDIP Jatenga, Dede Indra Permana Soediro

RM.id  Rakyat Merdeka - Perseteruan relawan Ganjar dengan PDI Perjuangan Jawa Tengah makin panas. 

Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan, Purworejo sekaligus deklarator Ganjar Pranowo Capres, Albertus Sumbogo menyebut kepemimpinan Bambang Wuryanto melahirkan kader bermental bebek dan babu, 

Menanggapi itu, Wakil Bendahara DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah, Dede Indra Permana Soediro menyayangkan sikap relawan ganjar terhadap kepemimpinan Bambang Wuryanto atau akrab disapa Bambang Pacul.

Menurut Dede, saat dipimpin Bambang, PDI Perjuangan Jateng justru menorehkan banyak prestasi elektoral.

Dede yang juga Anggota Komisi I DPR ini mengatakan, perolehan 42 kursi dari total 120 kursi di DPRD Jateng periode 2019-2024 terjadi di era kepemimpinan Bambang Pacul.

Baca Juga : Angel Yus, Lengkapi Tujuh Emas DKI Dari Cabor Renang

"Di Pemilu Legislatif 2019 PDI Perjuangan semula hanya menargetkan 36 kursi di DPRD Jateng, tetapi pada akhirnya berhasil meraup 42 kursi. Hasil ini tidak mungkin diraih jika struktur dan mesin pemenangan partai tak solid," ujarnya, Selasa (12/10).

Perolehan kursi tersebut,  juga naik signifikan dari pemilu legislatif 2014. Saat itu, PDI Perjuangan memperoleh 27 dari total 100 kursi DPRD Jateng.

Ia menambahkan, dibawah kepemimpinan Bambang Pacul, Jateng juga menyumbangkan 26 kursi PDI Perjuangan di DPR RI pada Pemilu Legislatif 2019.

"Jumlah ini juga melebihi target karena semula targetnya 23 kursi. Ternyata perolehannya 26 kursi dari total 77 kursi yang tersedia di seluruh daerah pemilihan Jateng," ungkapnya.

PDI Perjuangan Jateng juga meraih hasil gemilang di Pilkada serentak 2020. Dede mengungkapkan, dari 21 kabupaten/kota di Jateng yang menggelar Pilkada, PDI Perjuangan menang di 17 daerah. 

Baca Juga : Raih 9 Medali, Kaltim Juara Umum Cabor Layar

Hal itu juga semakin menegaskan Jateng sebagai “kandang banteng. Yang tak kalah penting, lanjut dia, kemenangan Ganjar Pranowo di Pilgub Jateng 2013 dan 2018 terwujud karena barisan partai solid dan tegak lurus menjalankan rekomendasi dari Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri. 

Saat itu, lanjut dia, semua kader PDI Perjuangan mulai dari struktur partai, anggota DPRD, hingga kepala daerah bergotong royong untuk memenangkan Ganjar Pranowo. 

Tidak sedikit sumbangan moril maupun materiil yang dikeluarkan. Karenanya, Dede meminta Albertus Sumbogo yang juga Ketua DPC Seknas Ganjar Indonesia (SGI) Purworejo melihat perkembangan prestasi elektoral di Jateng, dari kenaikan kursi, baik di legislatif maupun di eksekutif. 

Kader Harus Tertib  Organisasi

Dia juga berharap Sumbogo tertib dalam berorganisasi karena Ketua Umum PDI Perjuangan belum menentukan siapa yang akan diusung pada Pilpres 2024. 

Baca Juga : Zyrex Hadirkan Laptop Murah Berkualitas

Menurut dia, seharusnya seorang kader, terlebih masuk dalam struktur partai selalu berkoordinasi dan tidak terjebak dalam arus di luar garis partai.

"Bagaimanapun Pak Sumbogo terikat di kepengurusan partai. Langkah, sikap, dan tindakan hendaknya tegak lurus dengan struktur diatasnya, sehingga tidak masuk dalam ambisi pribadi seseorang," tandasnya.

Dede lantas menyindir, ambisi politik seseorang tidak selalu tercermin dari kata-kata yang diucapkan. Namun akan lebih terlihat dari langkah dan perbuatan di lapangan.

"Orang boleh mengatakan tidak mikir capres, tidak mau, tetapi jika masyarakat menginginkan saya bersedia. Namun kemudian bergerak melalui tangan orang lain. Kalau begitu sami mawon dan biasa orang politik seperti itu," paparnya. [MFA]