Dark/Light Mode

Hasil Rekapitulasi KPU
Pemilu Presiden 2024
Anies & Muhaimin
24,9%
40.971.906 suara
24,9%
40.971.906 suara
Anies & Muhaimin
Prabowo & Gibran
58,6%
96.214.691 suara
58,6%
96.214.691 suara
Prabowo & Gibran
Ganjar & Mahfud
16,5%
27.040.878 suara
16,5%
27.040.878 suara
Ganjar & Mahfud
Sumber: KPU

Pengamat UI: Dekat Dengan NU, Jalan Erick Jadi Cawapres Terbuka Lebar

Rabu, 12 Juli 2023 19:06 WIB
Menteri BUMN/Ketua Umum PSSI Erick Thohir (kiri) dan Bacapres PDIP Ganjar Pranowo (kanan) mengapit Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar. (Foto: Istimewa)
Menteri BUMN/Ketua Umum PSSI Erick Thohir (kiri) dan Bacapres PDIP Ganjar Pranowo (kanan) mengapit Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar. (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pengamat Politik Universitas Indonesia (UI), Ade Reza Hariyadi menilai, kedekatan Erick Thohir dengan Nahdlatul Ulama (NU) berperan dalam meningkatkan elektabilitasnya sebagai calon wakil presiden (cawapres) di Pemilu 2024.

"Kedekatan dengan NU, juga bisa menjadi faktor pendorong dukungan dari Nahdliyin," kata Ade melalui keterangan tertulisnya, Rabu (12/7).

Baca juga : Di Tangan Zulhas, PAN Bertransformasi Jadi Partai Terbuka Untuk Semua Umat

Ade memaparkan, posisi Erick yang bukan merupakan kader partai politik, dapat memberikan kemudahan baginya, dalam memperlebar dukungan untuk maju sebagai cawapres.

Dia meyakini, Anggota Kehormatan Banser itu dapat dengan mudah meraih dukungan dari kelompok masyarakat mana pun, karena posisinya yang netral dan independen.

Baca juga : Banyak Bantu Pelayanan PMI, Bos BP2MI Doakan Erick Jadi Wapres

"Posisi Erick yang bukan kader partai politik, membuat dia leluasa untuk memperluas dukungan dan meningkatkan penerimaan politiknya di berbagai segmen politik ataupun pemilih," beber Ade.

Di luar itu, Ade menilai Erick sebagai sosok cawapres yang bersih dari intervensi pihak mana pun.

Baca juga : LSI Denny JA: Airlangga Cawapres Terkuat Untuk Isu Ekonomi

Berdasarkan jadwal yang telah ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU), pendaftaran bakal calon presiden dan wakil presiden dimulai pada 19 Oktober sampai dengan 25 November 2023.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.