Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Ditunjukkan Saat Blusukan Di Cianjur
Ganjar Tak Berjarak Dengan Rakyat
Sabtu, 7 Oktober 2023 08:00 WIB
Sebelumnya
Setelah itu, Sandi kemudian menceritakan mimpinya membangun mini pabrik teh celup dan teh premium. Ketua Umum Duta Petani Andalan ini bercerita, di Desa Tegallega ini punya potensi alam, yaitu kebun teh yang luas. Ia menceritakan, pihaknya sudah menyewa perkebunan teh seluas 45 hektar ke PTPN VIII. Di lahan itu, ia kemudian membuat program PMDK (Pemberdayaan Masyarakat Desa Kebun). Nah, menurut dia, potensi besar itu masih belum teroptimalkan dengan baik. Muncullah ide membangun pabrik kecil untuk mengolah teh menjadi teh celup dan teh premium. Harapannya, dengan keberadaan pabrik tersebut ekonomi desa bergerak sehingga petani lokal bisa hidup sejahtera.
Keinginannya itu mendapat sambutan hangat dari Ganjar. Lulusan S1 jurusan Agronomi dan Holtikultura di IPB Bogor ini mengatakan, produk teh yang akan diproduksi itu nantinya bernama Teh Gunung Pangrango disingkat jadi Teh GP.
Baca juga : Silahturahmi Dengan Pimpinan Ponpes Se-Cianjur, Ganjar Didoakan Jadi Presiden RI
Kata dia, pabriknya saat ini dalam proses pembangunan. Letaknya, tak sampai 500 meter dari perkebunan teh. Kata dia, pabrik sengaja dibangun dekat perkebunan agar bisa memangkas ongkos transportasi. Ia belajar bagaimana industrialisasi di China. Di negeri Panda itu, semua didekatkan antara hulu dan hilir. Sehingga harga produk bisa murah. Pembangunan pabrik teh GP ini bekerja sama dengan Koperasi Desa Sejahtera Indonesia (Kodesi) milik Perkumpulan Aparatur Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (PAPDESI), di mana Ganjar menjabat sebagai Dewan Pembina.
Pabrik rencananya akan beroperasi pada pertengahan November 2023. Sebanyak 4 hektare kebun teh diberdayakan oleh para petani milenial dengan kapasitas produksi 200 kg per hari.
Baca juga : Ganjar Dan Siti Atikoh Jalan Kaki Sambil Berbincang Dengan Petani Kebun Teh
Teh premium merk Teh GP itu nantinya akan dijual dengan harga tinggi. Per 50 gram, dijual dengan harga Rp150.000 dan per kilogramnya sekitar Rp800.000 hingga Rp 2 juta. Diperkirakan, pabrik teh akan beromset Rp200 juta per bulan dan akan terus bertambah dengan penambahan luas lahan dan kapasitas produksi.
"Mudah-mudahan pabrik ini menjadikan minimal desa kita sendiri bisa mandiri," tutup Sandi.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya