Dark/Light Mode

Pilpres 1 Putaran Mission Impossible

Minggu, 12 November 2023 08:10 WIB
Bakal calon presiden Anies Baswedan (tengah), Ganjar Pranowo (kanan) dan Prabowo Subianto (kiri) bergandengan tangan usai melakukan pertemuan dengan Presiden Joko Widodo di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (30/10/2023). (Foto: Antara)
Bakal calon presiden Anies Baswedan (tengah), Ganjar Pranowo (kanan) dan Prabowo Subianto (kiri) bergandengan tangan usai melakukan pertemuan dengan Presiden Joko Widodo di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (30/10/2023). (Foto: Antara)

RM.id  Rakyat Merdeka - Ada wacana yang berkembang belakangan ini soal kemungkinan Pilpres 2024 akan berlangsung 1 putaran. Wacana ini rame disuarakan pemilik lembaga survei usai elektabilitas salah satu Paslon melesat jauh meninggalkan lawan politiknya. Namun, karena Pilpres 2024 diikuti 3 paslon dengan kekuatan yang nyaris sama, rasa-rasanya Pilpres 1 putaran mission impossible.

Baru-baru ini, berbagai lembaga survei rame-rame mengeluarkan riset terbarunya. Hasilnya, mayoritas mengunggulkan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming dengan elektabilitas tertinggi. Peningkatan disebut terjadi pasca Prabowo resmi menunjuk putra sulung Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming sebagai Cawapresnya.

Baca juga : Yakin Menang Pilpres 1 Putaran, Gibran: Kami Pastikan, Lampung Paling Tinggi

Terbaru, survei yang dilakukan Indo Barometer. Dalam survei tersebut, elektabilitas Prabowo-Gibran unggul jauh dengan 34,20 persen. Berjarak hampir 10 persen dengan peringkat kedua yang ditempati Ganjar Pranowo-Mahfud MD dengan 26,2 persen. Sedangkan pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar di posisi buncit dengan perolehan 18,3 persen.

“Sebanyak 21,3 persen dari responden menyatakan belum memilih, belum memutuskan, tidak menjawab, ataupun merahasiakan pilihannya,” kata Direktur Utama Indo Barometer M. Qodari, dalam paparan surveinya, kemarin.

Baca juga : Ganjar-Anies, Duet Mission Impossible

Dari 21,3 persen yang belum menentukan pilihan, bila didistribusikan suaranya, maka akan merubah peta kekuatan dari 3 paslon. Namun, distribusi suara itu, kata Qodari, tentunya tidak sama besar. Paslon dengan elektabilitas tertinggi, dapat distribusi suara yang terbesar. Sedangkan Paslon dengan elektabilitas terendah, maka dapat distribusi suara terkecil.

Dengan demikian, elektabilitas Prabowo-Gibran dapat mencapai 43,5 persen, Ganjar-Mahfud 33,3 persen, dan Anies-Muhaimin 23,2 persen.

Baca juga : Antara Pilpres Kita Dan Pilpres Singapura

“Dengan data ini, bisa ada potensi pilpres satu putaran,” ujar Qodari.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.