Dark/Light Mode

Dibeberkan Bawaslu DKI Jakarta

Nih..., 3 Potensi Kecurangan Pemilu

Minggu, 31 Desember 2023 06:45 WIB
Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran Bawaslu DKI Jakarta Benny Sabdo. (Foto: Antara)
Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran Bawaslu DKI Jakarta Benny Sabdo. (Foto: Antara)

RM.id  Rakyat Merdeka - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi DKI Jakarta membeberkan tiga potensi kecurangan Pemilu 2024. Yakni politik uang, coblos dua kali dan penggelembungan suara.

Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran Bawaslu DKI Jakarta, Benny Sabdo membeberkan tiga potensi kecurangan Pemilu 2024. Yakni politik uang, coblos dua kali dan penggelem­bungan suara. Bawaslu, kata dia, tidak akan menoleransi praktik haram dalam pemilu tersebut.

“Itu akan kami tindak tegas,” ka­ta Benny di Jakarta Selatan, Sabtu (30/12/2023).

Baca juga : Ketua TPD Ganjar-Mahfud DKI Jakarta Ziarah Ke Makam Habib Ali Kwitang

Benny berpesan kepada jajaran Bawaslu tingkat Kota dan Kabupaten agar tidak ragu menangani kasus-kasus tersebut. Dia juga meminta jajarannya mendalami dan membuatkan berita acara pemeriksa (BAP). Dengan begitu, kata dia, bisa menjadi pembelajaran bagi para peserta pemilu lainnya.

“Pemilu 2019, DKI Jakarta punya pengalaman yang cukup banyak terhadap politik uang. Di Jakarta Utara, Jakarta Barat, Jakarta Pusat dan Jakarta Selatan,” katanya.

Dia mengungkapkan, politik uang di Jakarta Utara saat pilkada 2019 yakni berupa bagi-bagi minyak goreng. Kasus tersebut sudah diproses dan sudah inkrah. Di Jakarta Barat, ada pembagian sajadah di sekolah. “Kasus itu sudah diproses sampai pengadilan, sudah diputus ber­salah,” ungkap Benny.

Baca juga : Bawaslu Diminta Proaktif Pantau Pelanggaran Pemilu

Kemudian di Jakarta Pusat dan Jakarta Selatan, terkait pembagian voucher um­rah. Kata dia, untuk di Jakarta Pusat dan Selatan putusan hukumnya dikenakan hukuman badan atau penjara.

Soal warga yang mencoblos dua kali, Benny mengatakan, hal itu pernah terjadi pada pilkada 2017. Saat itu, kata dia, salah satu warga Lampung diketahui dua kali mencoblos di tempat pemungutan suara (TPS) Koja, Jakarta Utara.

“Nah, ini yang akan menjadikan fokus Bawaslu DKI Jakarta dalam pengawasan kami,” tegas Benny.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.