Dewan Pers

Dark/Light Mode

Di Pilkada Depok

Gerindra Pengennya Usung Orang Dalam

Senin, 23 Januari 2023 07:35 WIB
Politisi Partai Gerindra Kota Depok, Yeti Wulandari. (Foto: Istimewa)
Politisi Partai Gerindra Kota Depok, Yeti Wulandari. (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Partai Gerindra Kota Depok menegaskan akan kembali mengusung kader sendiri di Pemilu Kepala Daerah (Pilkada) Kota Depok 2024.

Karenanya, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra menargetkan peningkatan perolehan kursi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) pada Pemilu Legislatif (Pileg) mendatang.

Politisi Partai Gerindra Kota Depok, Yeti Wulandari menyatakan, partainya memiliki 10 kursi DPRD hasil Pileg 2019 lalu. Atas raihan tersebut, lanjut dia, pihaknya dapat mengusung Ketua DPC Partai Gerindra Kota Depok, untuk maju di Pilkada Kota Depok 2020 lalu.

Wakil Ketua DPRD Kota Depok menegaskan, pihaknya ingin kembali mengusung kader internal untuk kembali maju di gelaran Pilkada 2024 nanti. Karenanya, ungkap dia, DPC Partai Gerindra Kota Depok membidik 14 kursi Dewan pada kontestasi Pileg mendatang.

Berita Terkait : Gelar Diskusi Publik, Gerakan BerkAH Pekanbaru Mantap Dukung Airlangga Capres 2024

“Kami menargetkan peningkatan jumlah kursi Dewan pada Pileg 2024 nanti. Adanya peningkatan jumlah kursi, akan membuat kami lebih leluasa da­lam memutuskan langkah politik di Pilkada 2024, dibandingkan tahun-tahun sebelumnya,” ujar Yeti di Depok, Jawa Barat (Jabar), kemarin.

Selain lebih leluasa dalam mengusung calon, sambung dia, peningkatan jumlah kursi juga akan membuat potensi kemenangan calon yang diusung Partai Gerindra menjadi lebih besar. Menurut dia, perolehan suara di Pileg 2024 bukan sekadar memanaskan mesin partai, tapi menjadi cerminan kekuatan par­tai dalam menghadapi kontestasi demokrasi selanjutnya.

“Peningkatan jumlah kursi akan jadi cerminan peningka­tan suara Partai Gerindra. Insya Allah, kami akan mengusung kader sendiri, susuai instruksi Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra. Dalam dua perhelatan Pilkada terakhir di Kota Depok, kami juga mengusung kader sendiri,” tegas dia.

Diketahui, saat Pilkada 2015 Partai Gerindra mengusung Pradi Supriatna sebagai calon Wakil Wali Kota Depok berpasangan dengan Mohammad Idris sebagai calon Wali Kota dari PKS. Pasangan Mohammad Idris-Pradi Supriatna, mengalahkan pasangan Dimas Oky Nugroho-Babai Suhaimi yang diusung oleh PDIP, PAN, PPP, PKB, dan Nasdem.

Berita Terkait : Legislator Demokrat Pertanyakan Progres Program Desa Bersinar BNN

Selanjutnya, pada Pilkada 2020 lalu, Partai Gerindra mengusung Pradi Supriatna sebagai calon Wali Kota Depok berpasangan dengan Afifah Alia dari PDIP. Namun, pasangan ini dikalahkan oleh pasangan Mohammad Idris-Imam Budi Hartono yang diusung oleh PKS.

Melanjutkan keterangannya, Yeti mengatakan, proses pen­jaringan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Depok Periode 2024-2029 akan dilakukan setelah Pileg mendatang. Sebab, pihaknya fokus untuk meme­nangkan Partai Gerindra di gelaran Pileg 2024, serta menghantarkan dan memenangkan Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto di Pemilu Presiden (Pilpres) mendatang.

“Saat ini, kami fokus untuk memenangkan Pileg diseluruh tingkatan, serta memenangkan ketua umum kami sebagai Presiden Periode 2024-2029. Karenanya, proses penjaringan calon kepala daerah, kami lakukanseleteh Pileg dan Pilpres menda­tang,” jelas dia.

Terpisah, Presiden PKS, Ahmad Syaikhu menegaskan, partainya berkeinginan untuk melanjutkan suksesi di Pilkada Kota Depok. Namun, pihaknya belum membidik nama-nama potensial untuk bertarung di gelaran Pilkada mendatang.

Berita Terkait : NasDem Kalem Aja

“Tentunya, kami berharap, kepemimpinan di Kota Depok dapat dilanjutkan dari periode ke periode.Tapi, soal nama belum (diputuskan),” ucap Syaikhu. ■