Dark/Light Mode

Pilih Abstain Di Pilkada Kota Solo

Pilihan Realistis, PKS Nggak Bakal Dukung Putra Jokowi

Rabu, 26 Agustus 2020 05:31 WIB
Gibran Rakabuming Raka (kiri) dan Teguh Prakosa. (Foto: Istimewa)
Gibran Rakabuming Raka (kiri) dan Teguh Prakosa. (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - PKS bakal abstain di Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) Solo 2020. Pilihan ini dianggap lebih realistis dibanding tetap membangun koalisi mengusung pasangan calon. Dengan abstain, artinya PKS tak mendukung pasangan usungan PDIP Gibran Rakabuming Raka-Teguh Prakosa.

“Kita harus realistis. Kemungkinan kita akan netral, dengan kata lain abstain,” kata Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu (Bappilu) PKS Kota Solo Sugeng Riyanto, kemarin. 

Baca juga : Pilkada Kota Makassar 2020, PKS Mantap Dukung None-Zunnun

Jika abstain, konsekuensinya adalah kader-kader PKS tidak akan menggunakan hak pilihnya di Pilwalkot Solo tahun ini. Pilihan abstain sejalan dengan aspirasi dari tingkat DPD PKS Kota Solo, kecamatan hingga kelurahan. Aspirasi itu tidak menginginkan PKS mendukung Gibran-Teguh

PKS Solo juga menggali aspirasi dari konstituen dan simpatisan partai. Hasilnya, mereka menyuarakan hal sama. “Demikian juga masukan dari teman-teman DPD dari berbagai daerah di Jawa dan luar Jawa. Kita tak mungkin mengkhianati pendukung kunci PKS. Jadi kita tak dukung Gibran,” tegasnya. 

Baca juga : PDIP Bakal Dukung Putri Eks Kapolri Da’i Bachtiar

Meski demikian, legislator Kota Solo itu mengatakan, sikap ini belum diputuskan lantaran masih akan dibahas di tingkat DPW PKS Jawa Tengah dan DPP PKS. “Cuma dalam konteks sikap partai kita belum sampai menentukan sikap. Tapi ada opsi abstain. Aspirasi dari teman-teman ini nanti kita komunikasikan dengan DPW dan DPP,” jelasnya. 

PKS sempat berusaha membangun koalisi dengan sejumlah partai untuk memunculkan lawan Gibran. Beberapa partai diajak bergabung seperti PAN, Gerindra dan Golkar. Tapi, setelah Gibran mendapat rekomendasi dari PDIP, partai-partai itu turut melabuhkan dukungannya untuk putra Presiden Jokowi ini. Sebagai partai dengan perolehan kursi terbanyak kedua di DPRD Solo, PKS jadi satu-satunya partai belum menentukan sikap. 

Baca juga : Tak Pengaruh Kotak Kosong, PDIP Siap Menangin Gibran

Meski masih berusaha membangun koalisi, Sugeng mengakui pintu kerja sama untuk mengusung calon kian tertutup. “Membangun koalisi itu harapan pertama. Masih kita usahakan. Sepertinya kita memang harus lebih realistis. Situasinya memang semakin sulit dilakukan,” ujarnya. 

Di tengah suasana persaingan memburu kursi Wali Kota Solo, Didik Hermawan, saat masih menjabat Sekretaris Fraksi PKS di DPRD Solo justru menunjukkan dukungannya kepada Gibran. Itu dilakoni Didik dengan memakai batik kekinian yang jadi ciri khas Gibran saat membaca pandangan umum fraksi pada Rapat Paripurna DPRD Kota Solo, 29 Juli lalu. Didik mengakui itu sebagai bentuk dukungan untuk Gibran dari Kaukus Muda PKS. Atas langkahnya itu, Didik pun dicopot dari jabatannya sebagai Sekretaris Fraksi PKS DPRD Solo. 
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.