Dark/Light Mode

Gubernur Sumbar Terpilih Dilantik Presiden Di Istana Negara

Rabu, 24 Februari 2021 14:28 WIB
Gubernur dan Wakil Gubernur Sumbar terpilih, Mahyeldi-Audy Joinaldi.
Gubernur dan Wakil Gubernur Sumbar terpilih, Mahyeldi-Audy Joinaldi.

RM.id  Rakyat Merdeka - Gubernur dan Wakil Gubernur Sumbar terpilih, Mahyeldi Ansharullah dan Audy Joinaldi, dijadwalkan dilantik langsung oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Kamis (25/2).

"Kita sudah dapat konfirmasi dari Kementerian Dalam Negeri dan Sekretaris Negara," kata Kepala Dinas Informasi dan Komunikasi (Dikominfo) Sumbar, Jasman Rizal di Padang, Rabu (24/2).

Berita Terkait : Tutup Usia, Mantan Menbudpar Presiden Gus Dur, I Gede Ardhika

Ia mengatakan, untuk pelantikan tersebut, pejabat Pemprov Sumbar tidak ada yang diundang. Undangan hanya diberikan untuk Gubernur dan Wakil Gubernur Sumbar terpilih, beserta isteri, ditambah dengan Ketua DPRD Sumbar. "Sekarang Penjabat Gubernur Sumbar sudah berangkat ke Jakarta untuk persiapan pelantikan gubernur dan wakil Gubernur Sumbar terpilih," katanya.

Mahyeldi Ansharullah dan Audy Joinaldi juga sudah menuju Jakarta untuk persiapan pelantik di Jakarta.

Berita Terkait : Akhirnya, Gaza Terima Vaksin Covid-19 Buatan Rusia

Sebelumnya, KPU Sumbar dan DPRD sudah menetapkan Mahyeldi Ansharullah dan Audy Joinaldi sebagai pemenang Pilgub Sumbar 2020. Pasangan yang diusung koalisi PKS dan PPP ini meraih sebanyak 726.853 suara. Mereka unggul dari pasangan nomor urut 2 dari Partai Gerindra Nasrul Abit – Indra Catri, yang memperoleh 679.069 suara.

Pasangan nomor urut 1, Mulyadi-Ali Mukhni dari koalisi Demokrat-PAN menempati posisi ketiga, dengan meraih 614.477 suara. Di posisi terakhir, ada pasangan Fakhrizal-Genius Umar dari koalisi Golkar, NasDem dan PKB yang hanya mengumpulkan 220.893 suara.

Berita Terkait : Mendagri Tunjuk Sekda Alwis Jadi Plh Gubernur Sumbar

KPU Sumbar juga mencatat, pada pemilihan gubernur tahun ini, sebanyak 2.313.278 pemilih atau sekitar 61,68 persen dari daftar pemilih menyalurkan hal pilihannya. Dari jumlah itu, 2.241.292 suara dinyatakan sah dan 71.986 tidak sah. [RSM]