Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Kepala BKPM Bahlil Lahadalia
Investor Besar Wajib Kawin Dengan UMKM
Sabtu, 6 Februari 2021 06:34 WIB
Sebelumnya
Bagaimana progres rencana besar itu?
Kemarin, kita sudah selesaikan urusan dengan Hyundai. Dia keluar dari Malaysia. Kalau dilihat di media sosial, rakyat Malaysia marah-marah. Yang sudah oke CATL (Contemporary Amperex Technology Co Ltd), nilainya lebih dari Rp 70 triliun.
LG sudah teken, nilainya lebih dari Rp 140 triliun. BASF (Badische Anilin- und Soda-Fabrik) dan Tesla juga sudah mengumumkan. Bayangkan, kalau 4 perusahaan raksasa ini mendirikan pabrik di Indonesia dan menyuplai ke belahan dunia. Apa nggak paten itu.
Maksudnya?
Baca juga : Komite Mahasiswa Indonesia Yakin, Listyo Jadi Calon Kapolri Karena Kualitas
Kami berasumsi, investasi di Indonesia itu seperti kereta api, ada lokomotif dan gerbong. Yang jadi lokomotif, 4 perusahaan ini. Gerbongnya, ibarat multiplier effect alias turunannya. Di situ ada pengusaha nasional maupun pelaku UMKM di daerah.
Kita rumuskan, untuk LG, CATL, dan Tesla harus berkolaborasi dengan BUMN. Agar ini jadi punya negara. Setelah itu, supply chain-nya, kami kolaborasikan dengan pengusaha nasional dan UMKM. Tenaga kerjanya harus dari dalam negeri.
Sesuai perintah Presiden, setiap investasi yang masuk harus menciptakan lapangan pekerjaan dan mengoptimalkan angkatan kerja. Kecuali bidang yang spesifik. Tapi kalau sudah ada di Indonesia, tidak boleh bawa dari luar. Perintah ini kami kawal ketat.
Bagaimana teknis kolaborasi dengan UMKM?
Baca juga : Dorong Investasi Berkualitas, BKPM Wajibkan Investor Besar Bermitra Dengan UMKM
Begitu mereka sudah bangun, kerja, pasti ada bagian turunannya (supply chain). UMKM harus ikut di situ. Makanya, kami minta untuk LG bangun pabrik di Batang, Jawa Tengah. Supaya multiplier effect-nya bisa lebih luas.
Apa yang membuat Anda pede, keempat perusahaan itu mau menggandeng UMKM?
Lho, itu kan perintah UU Cipta Kerja Pasal 90. Kalau mereka nggak mau melibatkan UMKM, saya nggak bakal mau teken. Sekalipun mereka raksasa, harus mengikuti aturan. Saya tegaskan, siapa pun yang mau investasi di sini, harus mengikuti aturan yang ada di Indonesia.
Setiap investor besar, baik lokal ataupun asing, harus mau dikawinkan dengan UMKM. Harus mau bermitra. Ini penting, supaya UMKM kita bisa naik kelas. Supaya bisa masuk rantai pasokan global. Kita juga akan kawal, bagaimana konsep kemitraan tersebut bisa saling menguntungkan.
Baca juga : Kemenkop UKM Rinci 6 Indikator Strategis Roadmap Koperasi Dan UMKM Hingga 2024
Kalau progres Tesla, sudah sampai mana?
Ini kan hanya persoalan pandemi. Seharusnya,.mereka datang Januari/Februari ini. Tapi, karena kita belum membuka penerbangan dari luar, mereka menghargai aturan. Jadi bergeser sedikitlah waktunya. Komunikasi sudah dilakukan. Untuk Tesla, yang intens berkomunikasi Pak Menko Luhut, Kalau yang lain, BKPM.
Kapan kepastian Tesla, dan berapa nilai investasinya?
Saat ini, Tesla makin mendekati kepastian. Nilainya, tidak akan jauh beda dari tiga yang sudah ada. Andaikan tinggi, Tesla tinggi sedikit. Tapi tergantung juga. Kalau Tesla bikin mobilnya juga, itu bisa jauh lebih tinggi. [MEN]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya